Bidan Penyelamat Bayi Saat Banjir di Aceh Utara Terima Penghargaan dari Ketua PKK Pusat
Mursal Ismail April 30, 2026 12:37 AM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Suryani bidan yang bertugas di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, menerima penghargaan dari Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, dalam acara puncak Posyandu Nasional yang digelar di desa tersebut, Rabu (29/4/2026).

Dalam kesempatan itu Tri Suswati juga didampingi Ketua PKK Aceh, Ny Marlina Muzakir 

Penghargaan itu diberikan Istri Mendagri, Tito Karnavian atas aksi heroik sang bidan itu membantu proses persalinan seorang ibu di tengah kondisi banjir besar yang melanda Aceh Utara pada akhir November 2025.

Saat itu, Suryani bahkan berada di tenda pengungsian karena rumahnya sendiri terdampak banjir. Namun, kondisi tersebut tidak menghalanginya untuk tetap menjalankan tugas kemanusiaan.

Tri Suswati dalam sambutannya memuji ketulusan dan pengabdian Suryani yang tetap sigap membantu masyarakat, meski berada dalam situasi sulit.

Ia menyebut, dedikasi tenaga kesehatan seperti Suryani menjadi contoh nyata pelayanan tanpa pamrih di daerah terpencil.

Baca juga: Disperindag Aceh Tutup Rangkaian Operasi Pasar Murah di Aceh Utara, Ini Pesan Kak Na

Selain menyerahkan penghargaan, Tri Suswati juga menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah, bahan pangan, serta uang tunai kepada masyarakat penyintas banjir di wilayah pedalaman Aceh Utara.

Kegiatan ini dipusatkan di lokasi terdampak sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap warga yang masih berjuang pascabencana.

Ia juga mengajak para ibu untuk aktif mendatangi Posyandu guna memantau kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, peran Posyandu sangat penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Ketua TP PKK Aceh Utara, Musliana Ismail A Jalil, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh TP PKK Pusat sejak awal bencana.

Ia menyebut dukungan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pedalaman.

Profil Suryani

Baca juga: Kunjungan Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat ke Huntara di Aceh Utara Dikawal Ratusan Polisi

Adapun Suryani merupakan satu-satunya bidan yang melayani beberapa desa di Kecamatan Langkahan, wilayah yang di ujung timur Aceh Utara yang berbatasan dengan Aceh Timur.

Sejak 2011, ia mengabdikan diri sebagai tenaga kesehatan, bahkan sempat berstatus sukarela dengan honor yang tidak menentu. Kini, ia berstatus sebagai PPPK paruh waktu dengan penghasilan terbatas.

Selama lebih dari 15 tahun pengabdian, Suryani menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses jalan yang sulit hingga keterbatasan jaringan komunikasi.

Namun, ia tetap berkomitmen melayani kesehatan ibu dan anak di wilayah terpencil tersebut.

Bahkan kini, Suryani bersama keluarganya masih tinggal di hunian sementara. Meski demikian, ia tetap menjalankan tugasnya sebagai bidan, bahkan masih membantu persalinan warga di lokasi pengungsian.

Ia berharap pemerintah dapat meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan di daerah terpencil, termasuk pengangkatan status menjadi PPPK penuh waktu.

Baca juga: Dana Tunggu Hunian Korban Banjir Aceh Utara Belum Cair, Ribuan Penyintas Masih Menunggu

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat akan tetap menjadi prioritas utama, namun dukungan negara sangat dibutuhkan agar tenaga kesehatan dapat bekerja lebih optimal. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.