Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Masyarakat Aceh Tamiang dianjurkan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.
Anjuran ini didasari faktor cuaca yang sangat terik dan banyaknya debu sisa banjir bandang 26 November 2025.
Direktur RSUD Muda Sedia, Andika Putra menjelaskan suhu tinggi ini sangat berpotensi menyebabkan masyarakat terkena dehidrasi.
Suhu tinggi yang mencapai 32 DC sudah melanda Aceh Tamiang dalam dua pekan terakhir.
“Tentu gunakan masker, kondisi cuaca kita ekstrem ditambah lagi debu,” kata Andika, Rabu (29/4/2026).
Untuk menghindari dehidrasi, dia menyarankan warga tidak kekurangan minum air putih. Dehidrasi ini diakuinya sangat berbahaya karena mempengaruhi sistem kekebalan tubuh yang memicu penyakit.
Baca juga: Objek Wisata Aceh Tamiang Hancur Diterjang Banjir, Ekonomi Masyarakat Terpuruk
Menyadari keberadaan debu sisa banjir yang juga masih banyak, Andika khawatir dehidrasi ini memicu serangan ISPA (Inspeksi Saluran Pernapasan Akut).
“Cenderung ke arah ISPA, ini disebabkan faktor debu yang masih banyak,” ungkapnya.
Dia pun menganjurkan agar warga memakai masker bila beraktivitas di luar rumah. Anjuran ini dipersempit terhadap pengendara sepeda motor.
“Terlebih pengendara roda dua, wajib pakai masker,” saran Andika. (mad)