TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabar membanggakan datang dari arena pencak silat.
Tim nasional Indonesia berjaya di ajang Belgium Open Pencak Silat Championship 2026 yang berlangsung di Sporthal Vordenstein, Schoten, Belgia, pada 24–26 April 2026 lalu.
Dalam kejuaraan tersebut, Indonesia yang menurunkan enam atlet tanding & jurus tunggal dan regu berhasil membawa pulang 4 medali emas, 2 perak, serta 3 perunggu.
Baca juga: Kejuaraan Pencak Silat Jepara Diramaikan 1.100 Atlet Menuju Kejuaraan Nasional 2027
Salah satu penyumbang medali emas tersebut adalah pesilat Jateng asal Kabupaten Kudus, Safira Dwi Meilani, yang tampil di kelas B (50-55 kg) putri.
Pada babak final nomor tanding, juara dunia tahun 2022 itu berhasil mengalahkan pesilat Singapura, Nur Aniqah Q.
"Alhamdulillah saya bisa meraih emas di event ini. Dari awal saya memang targetnya bisa meraih hasil terbaik di kejuaraan ini dan alhamdulillah terwujud emas di kejuaraan Belgium Open pertama saya," kata Safira daat dihubungi tribunjateng.com, Rabu (29/4/2026).
Adapun tiga emas lainnya, diperoleh dari Muhammad Zaki Zikrillah Prasong (Kelas B - NTT), Iqbal Chandra P (G- Kaltim), dan tim Seni Regu Putra yang bermaterikan Asep Yuldan Sani (Kalbar), Andika Dhanireksa dan Rano S Nugraha (Jabar).
Dua medali perak, masing-masing Mujadidi Faizha Adhim (Kelas A/Jatim) dan seni ganda putra (Rano dan Andika), serta perunggu Deslya Angraini (Tunggal Pi & Solo Kreatif Pi ) dan Asep YS (Solo kreatif).
Menurut Pelatih Timnas asal Jateng Indro Catur Haryono, Senin (27/4), Jateng juga menurunkan pesilat putra Tito Hendra (kelas E), tapi tersisih dihentikan Ramakeen Sigit, pesilat dari perguruan Satria Muda Indonesia yang ikut serta dalam event tersebut.
''Secara umum hasil ini bagus dan membanggakan. Misi sebagai ajang pemanasan terpenuhi dan sebagai ajang evaluasi untuk event internasional selanjutnya,'' tandas wakil ketua umum II Pengprov IPSI Jateng itu. (arl)
Baca juga: Porprov Jateng 2026 Butuh Kolaborasi Berbagai Pihak