- Dokter spesialis mengupas berbagai mitos dan fakta seputar penyakit kulit terkait Cacar Api.
Dokter jantung dan pembuluh darah, Dr. dr. Vito Anggarino Damay, Sp.JP(K), bersama Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PP PERKI) dr. Ade Meidian Ambari, Sp.JP(K), Ph.D., mengupas berbagai mitos dan fakta seputar penyakit tersebut.
Ketrangan ini disampaikan dalam konferensi pers Singles Action Week 2026 “Cegah Cacar Api Tanpa Tapi” bersama GSK, Kemenkes, PERKI dan Yayasan Jantung Indonesia di Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026).
“Ciri khasnya hanya di satu bagian tubuh. Kalau ada ruam, biasanya hanya di satu sisi. Jadi tidak mungkin melingkar karena jalurnya berbeda. Itu mitos, tidak benar,” jelasnya pada konferensi pers Singles Action Week 2026 “Cegah Cacar Api Tanpa Tapi” bersama GSK, Kemenkes, PERKI dan Yayasan Jantung Indonesia di Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, pola ruam cacar api mengikuti jalur saraf tertentu sehingga kemunculannya terbatas pada satu sisi tubuh, bukan menyebar mengelilingi badan seperti yang sering dipercaya.
Cacar api bukan sekadar penyakit kulit biasa. Dampaknya bisa signifikan, terutama jika tidak ditangani dengan benar.