Angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (29/4/2026). Puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.
Dua desa yang terdampak cukup parah adalah Desa Jetis di Kecamatan Curahdami dan Desa Kembang di Kecamatan Bondowoso. Data sementara menunjukkan total 22 rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga sedang.
Camat Curahdami, Guruh Purnama Putra, mengatakan di Desa Jetis terdapat sekitar delapan rumah terdampak. Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap yang terangkat akibat terpaan angin.
“Fasum tidak ada yang terdampak. Cuma rumah warga,” ungkap Guruh.
Selain kerusakan bangunan, satu warga di Desa Jetis dilaporkan mengalami luka ringan setelah tertimpa material asbes yang terbawa angin. Korban telah mendapatkan penanganan medis.
Pemerintah kecamatan bersama warga langsung melakukan penanganan awal dengan bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang rusak.
Guruh juga menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan para kepala desa dan perangkat setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih terjadi meski sudah memasuki musim kemarau.
“Dan juga besok akan di-dropping bantuan dari BPBD, dan PMI Bondowoso,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jetis, Saibudin Hakim, menyebut angin kencang disertai hujan deras terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
“Sekitar jam 2 an tadi kejadiannya,” katanya.
Di lokasi berbeda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mencatat sebanyak 14 rumah di Desa Kembang mengalami kerusakan ringan. Satu warga di desa tersebut juga dilaporkan mengalami luka.
Hingga kini, pendataan dan penanganan dampak bencana masih terus dilakukan oleh pihak terkait.