TRIBUNJABAR.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menggelar Kirab Mahkota Binokasih mulai Sabtu (2/5/2026).
Kirab Mahkota Binokasih atau yang disebut juga Kirab Budaya Tatar Sunda ini berawal dari agenda tahunan Keraton Sumedang Larang.
Seperti namanya, acara ini akan menghadirkan kirab budaya terkait kerajaan-kerajaan Sunda.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah mengumumkan melalui media sosial pribadinya bahwa kirab ini akan dimulai di Kabupaten Sumedang pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Terbaru, Dedi Mulyadi juga mengajak warga Ciamis dan Tasikmalaya untuk hadir pada 3 dan 4 Mei 2026.
"Kirab Mahkota Binokasih, napak tilas (kerajaan) Pajajaran, hari Minggu 3 Mei 2026 menyusuri alur-alur Kawali menuju Astana Gede waktunya jam 19.30 malam," tutur Dedi Mulyadi dalam videonya, Kamis (30/4/2026).
"Untuk hari Senin, 4 Mei 2026, (akan) menyusuri Lapang Kawali menuju Kampung Naga. Semoga perjalanannya dilancarkan dan menebar kebahagiaan," sambungnya.
Baca juga: Cap Go Meh Bekasi Meriah, Pejabat Publik dan Tokoh Masyarakat Hadiri Kirab Budaya
Lantas, bagaimana rute dan jadwal lengkap Kirab Budaya Tatar Sunda atau Kirab Mahkota Binokasih?
Dilansir dari Instagram @humas_jabar, Kirab Budaya Tatar Sunda ini akan berlangsung selama sembilan hari di sembilan kabupaten/kota.
Nantinya, puncak acara akan berlangsung di Kota Bandung dengan tema "Milangkala Tatar Sunda".
Berikut informasi terkait rute dan jadwal Kirab Budaya Tatar Sunda atau Kirab Mahkota Binokasih selengkapnya:
1. Binokasih Mulang Sakala
• Jadwal: Sabtu, 2 Mei 2026, 19.30 WIB
• Lokasi: Kabupaten Sumedang
• Rute: Keraton Sumedang Larang menuju Pemda Kabupaten Sumedang
2. Kawali Mulang ka Diri
• Jadwal: Minggu, 3 Mei 2026, 18.30 WIB
• Lokasi: Kabupaten Ciamis
• Rute: Alun-alun Kawali menuju Astana Gede Kawali
3. Kampung Naga Mapag Bagja
• Jadwal: Senin, 4 Mei 2026, 18.30 WIB
• Lokasi: Kabupaten Tasikmalaya
• Rute: Polsek Salawu menuju parkir Kampung Naga
4. Kirab Budaya Cianjur
• Jadwal: Selasa, 5 Mei 2026, 18.30 WIB
• Lokasi: Kabupaten Cianjur
• Rute: Taman Prawatasari menuju Pendopo Cianjur
5. Kirab Budaya Bogor
• Jadwal: Rabu, 6 Mei 2026, 18.30 WIB
• Lokasi: Kota Bogor
• Rute: Museum Pajajaran menuju Kebun Raya Bogor
6. Kirab Budaya Depok
• Jadwal: Jumat, 8 Mei 2026, 18.30 WIB
• Lokasi: Kota Depok
• Rute: Lapangan Bola RRI menuju Museum Rumah Cimanggis
7. Kirab Budaya Karawang
• Jadwal: Sabtu, 9 Mei 2026, 18.30 WIB
• Lokasi: Kabupaten Karawang
• Rute: SDN Pulo Kelapa II menuju Makam Syekh Quro
8. Kirab Budaya Cirebon
• Jadwal: Minggu, 10 Mei 2026, 18.30 WIB
• Lokasi: Kota Cirebon
• Rute: Bale Jaya Dewata menuju Alun-alun Sangkala Buana
9. Puncak Kirab Budaya
• Jadwal: Sabtu, 16 Mei 2026, 18.30 WIB
• Lokasi: Kota Bandung
• Rute: Monumen Perjuangan - Jalan Dipatiukur - Jalan Diponegoro - Jalan Cimandiri - Gedung Sate
Puncak acara Kirab Mahkota Binokasih mengangkat tema "Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda".
Lokasi acara tepatnya di Parkir Barat Gedung Sate, Kota Bandung, pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 20.00 sampai dengan 00.00 WIB.
Nantinya, akan hadir pertunjukan seni budaya kolosal yang merefleksikan sejarah, nilai-nilai luhur, dan kejayaan peradaban Sunda Padjadjaran.
Baca juga: Tradisi Laut dan Kirab Budaya, Festival Pesisiran Cirebon 2025 Suguhkan Keindahan Maritim
Acara akan dipandu langsung oleh seniman Sudjiwo Tedjo dan Tri Utami.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan bahwa karnaval ini tidak sekadar agenda seremonial, tetapi memiliki makna strategis bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya yang dilewati oleh karnaval.
"Maknanya satu, mengingatkan tentang sejarah Sunda, dari Kawali sampai terbentuknya Kasultanan Cirebon," katanya, Rabu (29/4/2026).
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.
"Daerah yang terlewati harus bersih. Setelah itu pasti ada program pembangunannya," katanya.
Dedi juga memastikan sejumlah kawasan yang dilalui karnaval akan mendapat perhatian pembangunan.
Beberapa yang menjadi perhatian di antaranya renovasi Keraton Sumedang, penataan kawasan Kawali, peningkatan fasilitas wisata di Kampung Naga, hingga penguatan daya dukung situs sejarah di Cianjur, Depok, Karawang, dan Cirebon.
Dampak dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya pada sektor budaya, tetapi juga penataan infrastruktur dan lingkungan, mulai dari jalan, trotoar, hingga kawasan permukiman.
"Pokoknya Jawa Barat nanti yang bersih bukan hanya Kota Bandung, seluruh wilayah Jawa Barat harus bersih," ucapnya.
Ke depan, Karnaval Binokasih akan dijadikan sebagai agenda rutin tahunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Event rutin tahunan," katanya.