Liga Voli Korea: Sosok Zhong Hui Pemain Kuota Asia di Red Sparks, Mampukah Samai Jejak Megawati?
Budi Fatria April 30, 2026 11:54 AM

TRIBUNGAYO.COM SPORT - Nama Zhong Hui mendadak jadi sorotan setelah resmi direkrut Daejeon JungKwanJang Red Sparks untuk mengarungi Liga Voli Korea musim 2026–2027.

Kehadirannya mengisi slot kuota Asia yang sebelumnya ditempati Megawati Hangestri Pertiwi tentu memunculkan perbandingan yang sulit dihindari. 

Seperti diketahui, Megawati mengisi kuota Asia Red Sparks selama dua musim, yakni 2023–2024 hingga 2024–2025, dan sukses membawa tim tampil impresif sebagai finalis serta menembus babak playoff.

Informasi perekrutan pemain asal China ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram resmi @red_sparks pada Jumat (24/4/2026).

Zhong Hui sendiri merupakan outside hitter yang dikenal lewat kiprahnya di kompetisi domestik China. 

Baca juga: Jadwal Megawati dan Timnas Voli Putri Indonesia di 3 Ajang Internasional 2026

Siapakah Sosok Zhong Hui?

Meski belum terlalu sering tampil di panggung internasional, pemain kelahiran 8 Desember 1997 ini memiliki rekam jejak yang cukup stabil di liga dalam negeri.

Berdasarkan data dari women.volleybox.net, ia memperkuat Shanghai Bright Ubest sejak musim 2018/2019 hingga 2025/2026. 

Klub tersebut dikenal sebagai salah satu kekuatan utama di Chinese Volleyball Super League (CVL), bahkan termasuk tim elite dengan sejarah prestasi yang cukup mentereng.

Shanghai Bright Ubest tercatat pernah meraih sejumlah gelar liga nasional, terutama pada era akhir 1990-an hingga awal 2000-an. 

Dalam beberapa musim terakhir, mereka juga konsisten bersaing di papan atas, membuat Zhong Hui terbiasa bermain di atmosfer kompetitif.

Sebagai outside hitter, Zhong Hui dituntut memiliki kemampuan yang komplet. 

Baca juga: Pendiri Lavani Gelar Turnamen Voli SBY Cup Mulai Mei 2026, Diikuti 8 Tim dan Hadiah Fantastis

Ia tidak hanya berperan sebagai ujung tombak serangan dari sisi sayap, tetapi juga harus piawai dalam menerima servis serta membantu pertahanan tim. 

Dengan tinggi badan 184 cm, ia dinilai memiliki modal fisik yang cukup untuk bersaing di Liga Voli Korea.

Pengalaman Internasional Tak Sebanding Megawati

Namun, jika dibandingkan dengan Megawati, pengalaman internasional Zhong Hui memang masih menjadi tanda tanya. 

Megawati dikenal memiliki jam terbang tinggi bersama Timnas Indonesia dan tampil impresif di level klub, termasuk meraih gelar MVP di Proliga.

Menariknya, sebelum merekrut Zhong Hui, Red Sparks sempat mengisi kuota Asia pada musim 2025–2026 dengan mendatangkan Wipawee Srithong, pemain asal Thailand yang juga berposisi sebagai outside hitter

Namun, nasib berkata lain. Wipawee harus mengakhiri kebersamaannya lebih cepat setelah dibekap cedera, bahkan sebelum sempat tampil membela tim, sehingga kontraknya pun diputus.

Kondisi tersebut membuat Red Sparks kehilangan amunisi penting di sektor spiker

Baca juga: Pemain China Geser Peluang Megawati Gabung Red Sparks di Liga Voli Korea, Digaji hingga Rp 2,5 M

Dampaknya pun cukup terasa, tim yang sebelumnya berjaya bersama Megawati hingga menjadi finalis dan langganan playoff justru harus terpuruk sebagai juru kunci pada musim 2025–2026.

Pelatih Red Sparks Sampai Datang ke China

Pelatih Ko Hee-jin bahkan dikabarkan terbang langsung ke China untuk memantau performa Zhong Hui sebelum memutuskan merekrutnya.

Langkah ini menunjukkan keseriusan dalam mencari sosok pengganti yang tepat.

"Kami telah menandatangani kontrak dengan Zhong Hui (29 tahun) sebagai pemain kuota Asia. Gaji tahunannya adalah 150 ribu dolar AS (Rp 2,5 miliar)," tulis pengumuman resmi manajemen Red Sparks yang dilansir dari BolaSport.com pada Kamis (30/4/2026).

Kini, harapan besar bertumpu pada Zhong Hui. 

Ia diharapkan mampu mengembalikan daya gedor tim, seperti saat Red Sparks masih diperkuat Megawati dan Vanja Bukilic.

Baca juga: Red Sparks Say Good Bye, 2 Rekan Megawati Pilih Gabung ke Pink Spiders untuk Liga Voli Korea 2026

Tantangan pun tak ringan. Selain harus beradaptasi dengan atmosfer kompetitif Liga Voli Korea, Zhong Hui juga dituntut membuktikan bahwa dirinya layak mengisi posisi yang sebelumnya dipegang oleh salah satu pemain paling berpengaruh di tim (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.