Percepat Pembangunan Jembatan Lalan, Bupati Muba Tutup Jalur Air Selama Sebulan
Yandi Triansyah April 30, 2026 12:55 PM

SRIPOKU.COM, SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) resmi menutup sementara akses lalu lintas air di bawah Jembatan Lalan selama satu bulan ke depan. 

Langkah tegas ini diambil guna mempercepat proses revitalisasi fisik jembatan yang menjadi akses vital masyarakat tersebut.

Keputusan penutupan total ini ditegaskan oleh Bupati Muba, Toha Tohet, dalam Rapat Percepatan Proses Fisik Revitalisasi Jembatan Lalan di Sekayu, Rabu (29/4/2026). 

Ia menyatakan bahwa sterilisasi lokasi pengerjaan adalah opsi paling efektif agar konstruksi tidak berlarut-larut.

"Pilihannya jelas, ingin cepat selesai atau berlarut-larut. Jika jalur tetap dibuka, pengerjaan akan terhambat. Kita putuskan ditutup sementara agar proses revitalisasi bisa maksimal," ujar Toha.

Menurutnya, penutupan total termasuk jalur transportasi air di bawah jembatan, merupakan opsi paling efektif untuk mempercepat pekerjaan konstruksi, terutama pada tahap pemancangan dan penguatan struktur.

"Kami pastikan tidak ada niat menghambat aktivitas masyarakat dan perusahaan. Ini justru langkah terbaik agar jembatan cepat selesai dan nantinya aman digunakan,"ungkapnya.

Sementara, pihak kontraktor, Bagus menyampaikan bahwa penutupan jalur, khususnya lalu lintas air, sangat krusial dalam proses pekerjaan.

"Pada tahap pemancangan steel pipe pile dan pemasangan shoring, area harus steril. Karena itu, penutupan jalur jembatan, termasuk akses air di bawahnya, akan dilakukan sekitar satu bulan," jelasnya.

Pihaknya, memastikan memaksimalkan waktu penutupan untuk mengejar progres pekerjaan. 

"Kami memahami jembatan ini sangat dinantikan masyarakat. Target penyelesaian keseluruhan tetap pada Desember 2027,"tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.