Dikepruk Kayu di Kepala, Seorang Duda Seketika Tewas di Tempat Kejadian, Polisi Kejar Pelaku
Hari Widodo April 30, 2026 01:15 PM


 
Polres Lubuklinggau
 
KORBAN PEMBUNUHAN - Korban Pendi (40) meninggal dunia setelah menjadi korban pemukulan di bagian kepala, Kamis (30/4/2026). 

 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LUBUKLINGGAU - Dikepruk kayu di kepala, Seorang pria di Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan (Sumsel), tewas di tempat.

Insiden yang merenggut nyawa Korban diketahui bernama Pendi (40),  terjadi pada Kamis dini hari (30/4/2026) sekira pukul 01.00 WIB.

Korban merupakan seorang duda yang tinggal di salah satu warung tidak jauh dari lokasi kejadian di Jalan Kemuning, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, tepatnya di seberang Rumah Makan Simpang Raya.

Warga menemukan korban sudah dalam kondisi bersimbah darah dengan luka parah di bagian kepala dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Baca juga: Kronologi Temuan Mayat Perempuan Muda di Sungai Ulin Banjarbaru, Anting dan HP Korban Hilang

Sebelum kejadian, warga melihat korban mendatangi Alfamart di dekat lokasi, kemudian terdengar keributan dan tiba-tiba melihat korban sudah terkapar meninggal tak jauh dari lokasi.

AR, salah satu keluarga korban, saat diwawancarai di tempat kejadian perkara (TKP) menceritakan korban sehari-hari menetap di sekitar lokasi tersebut.

“Korban ini tinggal di warung dekat sini, dia duda. Kami tidak menyangka kejadian seperti ini bisa terjadi,” ujar pihak keluarga pada wartawan.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M. Kurniawan Azwar, di lokasi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan tengah mendalami kasus tersebut.

“Benar, telah terjadi tindak pidana pembunuhan. Anggota kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi,” ungkapnya.

Baca juga: Kontak Tembak dengan KKB di Papua, Praka Aprianus Prajurit Asal Sintang Gugur

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Mohon waktu, kami akan bekerja maksimal untuk segera mengungkap kasus ini,” ujarnya. (Joy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.