SRIPOKU.COM – Cabang olahraga panjat tebing kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang Asian Beach Games 2026 di Sanya, Pulau Hainan, Tiongkok, China.
Tim Merah Putih berhasil meraih satu medali emas dan dua medali perak, sekaligus mencatatkan rekor dunia pada nomor speed estafet putri.
Medali emas dipersembahkan pasangan Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih.
Keduanya tampil dominan di final dengan mengalahkan wakil Korea Selatan, Jeong Jimin/Sung Hanareum.
Dalam laga puncak, Desak membuka pertandingan dengan baik, terlebih setelah lawannya terpeleset.
Keunggulan tersebut dimaksimalkan Kadek yang tampil sebagai pemanjat kedua hingga memastikan kemenangan Indonesia dengan catatan waktu 13,76 detik, unggul dari Korea Selatan yang mencatatkan 16,50 detik.
Sebelumnya, pasangan ini juga mencetak rekor dunia saat semifinal dengan waktu 13,174 detik saat menghadapi China.
Catatan tersebut menjadi waktu tercepat dunia untuk nomor speed estafet putri, dengan selisih tipis 0,004 detik dari lawannya.
Sementara itu, medali perak diraih dari nomor speed estafet putra melalui pasangan Raharjati Nursamsa dan Antasyafi Robby Al Hilmi.
Mereka finis di posisi kedua setelah mencatatkan waktu 9,80 detik, hanya terpaut 0,05 detik dari pasangan China, Long Jianguo/Zhao Yicheng yang mencatatkan 9,75 detik.
Perjalanan tim putra menuju final terbilang impresif. Mereka tampil konsisten sejak babak kualifikasi hingga menyingkirkan wakil Kirgistan, China, dan Kazakhstan di fase gugur.
Bagi Antasyafi, capaian ini menjadi medali perak keduanya di ajang yang sama, setelah sebelumnya juga meraih hasil serupa di nomor speed individual putra.
Prestasi ini semakin menegaskan dominasi Indonesia di cabang panjat tebing, sekaligus menunjukkan konsistensi atlet Merah Putih di level internasional.