Pendekatan Jepang ke Iran Berhasil, Kapal Tanker Lolos dari Selat Hormuz
Desy Selviany April 30, 2026 02:21 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Jepang berhasil melakukan pendekatan terhadap Iran sehingga kapal tanker berhasil keluar dari Selat Hormuz pada Kamis (29/4/2026). 

Kepastian kapal tanker Jepang yang keluar dari Selat Hormuz dipastikan oleh Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi pada Jumat (30/4/2026) di X miliknya. 

Takaichi mengonfirmasi bahwa satu kapal terkait Jepang yang terjebak di Teluk Persia telah berhasil melewati Selat Hormuz pada tanggal 29 April.

Kapal tersebut kini telah mengungsi ke luar Teluk Persia, serta sedang berlayar menuju Jepang.

Dilaporkan lapal terkait tersebut juga membawa tiga awak Jepang di atasnya.

Takaichi memastikan Jepang hingga kini berupaya agar memastikan navigasi yang bebas dan aman di Selat Hormuz bagi kapal-kapal dari semua negara termasuk Jepang.

PM wanita Jepang pertama itu menyebut bahwa pihaknya telah memanfaatkan segala kesempatan untuk melakukan pendekatan kepada Iran.

Termasuk Takaichi sendiri juga telah menyampaikan posisi Jepang kepada Presiden Iran Pezeshkian.

“Pemerintah, termasuk dari perspektif perlindungan warga negara, menerima penyeberangan kapal terkait Jepang kali ini sebagai gerakan yang positif,” jelasnya.

Takaichi juga memastikan Jepang terus melakukan pendekatan kepada pihak Iran agar kapal-kapal dari semua negara, termasuk kapal-kapal terkait Jepang yang tersisa, dapat melewati Selat Hormuz dengan bebas dan aman.

Baca juga: Alasan Indonesia Tak Akan Pernah Bisa Terapkan Tarif di Selat Malaka

Dimuat NHK pemerintah Iran melaporkan bahwa sebuah kapal tanker besar yang terkait dengan Jepang yang membawa minyak mentah memperoleh izin dari otoritas Iran untuk melintasi Selat Hormuz.

Media Iran berbahasa Inggris, Press TV, pada Selasa (28/04/2026) melaporkan bahwa Idemitsu Maru, yang membawa 2 juta barel minyak mentah, telah melewati selat tersebut.

Kapal tanker itu berbendera Panama dan dimiliki oleh anak perusahaan dari perusahaan grosir minyak terkemuka Jepang, Idemitsu Kosan.

Kapal itu dilaporkan memuat minyak di Arab Saudi pada awal Maret, berada di lepas pantai Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, dan mulai berlayar pada Senin (27/04/2026) malam.

Data dari situs pelacakan kapal MarineTraffic menunjukkan bahwa kapal tanker tersebut berada di Teluk Oman pada pukul 10.00 waktu Jepang. 

Diperkirakan bahwa kapal itu menuju Nagoya di Jepang tengah, dan akan tiba pada pertengahan Mei.

Jika kapal tanker tersebut tiba di Jepang sesuai jadwal, kapal itu akan menjadi kapal pertama yang dikelola perusahaan Jepang yang melewati Selat Hormuz sejak jalur air tersebut ditutup.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.