Keluar Zona Degradasi, Pelatih Madura United Ingatkan Pemain Jangan Cepat Puas
Wiwit Purwanto April 30, 2026 04:32 PM

 

SURYA.CO.ID MADURA - Madura United berhasil keluar dari zona degradasi, naik satu peringkat ke posisi 15 dengan poin 29. Menggeser Persis Solo yang mengoleksi 27 poin.

Situasi ini terjadi setelah Madura United di laga terakhir berhasil mengalahkan tuan rumah Semen Padang 0-1 (29/4/2026).

Pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki meminta pemain tidak cepat puas. Karena kompetisi masih panjang, menyisakan empat pertandingan.

"Kami tidak boleh berlebihan merayakan kemenangan (dari Semen Padang) ini. Karena pertandingan sisa pasti tekanan lebih besar lagi," kata Rakhmat Basuki.

Empat Laga Sisa Ketemu Tim Kuat

Empat laga sisa, Madura United akan menghadapi tim-tim kuat. Menjamu Bali United (5/5/2026) di Stadion Gelora Bangkalan, kemudian menyambangi kandang Bhayangkara FC (11/5/2026), tandang ke markas PSIM Yogyakarta (17/5/2026). Terakhir menjamu PSM Makassar (23/5/2026).

Baca juga: Madura United Tumbangkan Tuan Rumah Semen Padang 0-1, Keluar Zona Degradasi 

Semua kemungkinan bisa saja terjadi. Apalagi jarak poin dengan tim di bawahnya hanya sedikit. Jika terpeleset, bukan tidak mungkin Madura United akan kembali terjerembab ke jurang degradasi.

"Jadi, yang perlu kami sampaikan pada anak-anak adalah bagaimana menjaga fokus. Menjaga motivasi, tetap satu tujuan," terang pelatih asli Madura itu.

"Karena kompetisi ini belum selesai, harus tetap kerja keras dan harus buktikan bahwa kami masih layak bertahan di Liga 1," tambahnya.

Sebagai putra daerah, Rakhmat Basuki memiliki ikatan emosional secara khusus.

Baca juga: Degradasi Mengintai Pelatih Madura United Minta Tim Tidak Panik, Tetap Optimis 

"Saya putra daerah. Tentunya sangat mencintai Madura United. Saya akan melakukan segalanya untuk Madura United. Dan Alhamdulillah saya pribadi diterima oleh pemain," terangnya.

Madura United berada dalam trend positif di bawah racikan Rakhmat Basuki. Total lima laga yang sudah dijalani, tiga pertandingan menang, sisanya menelan kekalahan.

"Modal saya adalah kepercayaan diri, bahwa saya ingin membantu tim ini. Meskipun saya sendiri  merasa kurang layak. Tapi saya melakukan yang terbaik," pungkas Rakhmat Basuki (amn).

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.