TRIBUNNEWS.COM - Nama Rien Wartia Trigina alias Erin, mantan istri Andre Taulany, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) di kediaman pribadinya.
Setelah resmi bercerai pada 2025 lalu, kehidupan pribadi Erin tak luput dari sorotan, terutama karena ia harus menghadapi persoalan baru yang tak kalah serius.
Jika sebelumnya perhatian publik tertuju pada kisah rumah tangganya dengan Andre Taulany, kali ini isu yang mencuat justru berkaitan dengan lingkungan rumahnya sendiri.
Erin dikabarkan terseret dalam dugaan penganiayaan terhadap ART yang bekerja di kediamannya.
Tak berhenti di situ, ART kemudian mengambil langkah hukum dengan melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Penyalur ART bernama Nia Damanik bahkan sempat menghubungi Andre Taulany pada saat ia menerima laporan dugaan penganiayaan tersebut.
Namun, sahabat komedian Sule itu enggan ikut campur masalah sang mantan istri karena sudah tidak ada hubungan lagi.
Meski begitu, Andre sempat menyarankan agar ART melaporkan Erin ke pihak berwajib jika memang mendapat perlakuan tidak menyenangkan.
"Sebelum kita datang kan kita telepon Pak Andre dulu. Nah, kata Pak Andre, 'saya sudah enggak ada hubungan untuk ke sana'," ujar Nia, dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (30/4/2026).
"'Kalau terjadi, ada bukti, ada ini, lapor aja ke polisi'. Datang baik-baik saya sama suami saya ke sananya," lanjutnya.
Nia Damanik justru mengaku dirinya diusir oleh pihak keamanan rumah Erin ketika hendak menjemput sang ART.
Baca juga: ART Ungkap Penganiayaan yang Diduga Dilakukan Erin Eks Istri Andre Taulany: Kepala Saya Dipukul Sapu
Bahkan, pihak Erin malah menantang untuk membuat laporan polisi.
"Terus kita diusir nih sama security. Saya bilang, 'Pak, kan kita ini sesuai yang dibilang. Kita baik-baik loh datang'," kata Nia.
"Terus dibilang gini, 'Kalau mau ketemu saya, lapor dulu sama polisi', katanya. Terus ya udah kita turutin ya," sambungnya.
Mantan istri Andre Taulany itu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang ART.
Laporan tersebut dibuat oleh seorang perempuan berinisial H pada Rabu (29/4/2026) dini hari.
Kini perlakuan keji yang diduga dilakukan Erin dibongkar oleh sang ART.
Penyalur ART, Nia Damanik mengungkap bahwa H sempat menghubungi dirinya di hari kejadian mendapat perlakuan tak menyenangkan dari Erin.
Saat itu, H meminta bantuan lantaran kepalanya dipukul menggunakan sapu.
"Kemarin itu kan jam 3 sore tuh, saya ditelepon kan, dia bilang gini 'Halo, kak', katanya 'Apa?' 'Tolongin saya'."
"'Dipukul apanya?' 'Kepala saya dipukul pakai sapu'," bebernya.
Tak langsung percaya dengan pengakuan H, Nia pun menanyakan kesalahan yang telah dilakukan ART tersebut.
Berdasakan keterangan H, ia menerima dugaan penganiayaan hanya karena telat menutup jendela.
"Terus saya bilang 'Bikin salah apa neng?' Katanya 'Enggak bikin salah',' kata Nia Damanik.
"'Entah cuman gara-gara telat nutup jendela' katanya," sambungnya.
Kasus ini bermula dari viralnya akun threads @niadamanik7 yang mengunggah kisah jika seorang wanita yang diduga adalah ART Erin setelah mendapatkan perlakuan kekerasan.
Usai viralnya tudingan tersebut, Erin memberikan bantahannya.
Erin mengaku memiliki bukti-bukti terkait tudingan tak berdasar yang ditujukan ke dirinya.
"Saya sudah mengetahui apa yang dilaporkan oleh penyalurnya itu dan saya punya bukti bukti semuanya, saya akan melaporkan balik," ucap Erin, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (30/4/2026).
Pada Rabu (29/4/2026) malam, Erin ditemani kuasa hukumnya mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan melaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik.
"Kita melaporkan karena adanya pencemaran nama baik dan fitnah dari klien kami yang mana dalam hal ini Mbak Erin," kata kuasa hukum Erin, Siti Hajar.
Ia membantah soal tudingan melakukan kekerasan terhadap ART.
Erin pun disebut menjadi korban fitnah dari akun tersebut.
"Dia dikatakan sebagai orang yang melakukan penganiayaan kekerasan, padahal tidak benar itu semua."
"Karena sesungguhnya justru menjadi korban dari fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan dalam hal ini diduga oleh penyalurnya yang menurut cerita adalah disampaikan oleh ART-nya," ujarnya.
Baca juga: Ucap Ikrar Talak Cerai, Andre Taulany Minta Maaf ke Keluarga, Janji Tak Ada Dendam ke Erin
(Tribunnews.com/Indah Aprilin/Ifan)