TRIBUNSUMSEL.COM -- Keputusan Ruben Onsu untuk memeluk agama Islam rupanya mendapatkan tempat spesial di hati putra angkatnya, Betrand Peto.
Meski kini sang ayah telah resmi menjadi mualaf pasca-bercerai dari Sarwendah, remaja yang akrab disapa Onyo tersebut justru memberikan pujian dan dukungan penuh atas jalan hidup baru yang dipilih sang ayah.
"Kalimat Onyo yang dia ucapin, yang paling aku ingat adalah pilihan yang tepat," kenang Ruben, dikutip dari YouTube Helmy Yahya Bicara, Kamis (30/4/2026).
Menurut Onyo, setelah berpindah keyakinan, Ruben menjadi jauh lebih tenang.
"Iya, pilihan yang tepat, ayah jauh lebih tenang," kata Ruben menirukan ucapan Betrand.
"Ayah jauh lebih tenang, ayah jauh lebih religius," sambungnya.
Bahkan, diceritakan Ruben, semenjak tinggal bersama, Onyo sangat memahami jadwal ibadah Ruben.
"Jadi makanya saya sama Onyo, misal dia dateng ke rumah saya, lagi ngobrol, terus tiba-tiba waktunya salat, saya tinggalin 'Onyo ayah salat dulu'," ungkapnya.
"Dia juga kalau ngelihat saya tidur, pasti dia enggak bangunin. Karena dia tahu jam 3 tuh pasti bapaknya bangun. Saya tahajud ke subuh itu pasti enggak tidur," lanjut Ruben.
Ruben membenarkan, Onyo semakin memahami perubahannya setelah tinggal bersama.
"Iya, lebih baik. Dan alhamdulillah selama dia tinggal sama saya, dia tidak pernah menceritakan hal-hal negatif selama tinggal bersama ibunya," tukas Ruben.
"Jadi, Alhamdulillah kami hidup tenang aja, enggak ada kepikiran apa pun," tutupnya.
Presenter Ruben Onsu memutuskan memeluk agama Islam setelah bercerai dari Sarwendah, 24 September 2024 silam.
Dia mengumumkan keputusannya itu tepat di hari pertama lebaran Idul Fitri 1446 H, 31 Maret 2025 lalu.
Salah satu hal yang menjadi bagian penting dalam perjalanannya adalah keinginannya untuk meminta izin kepada mendiang kedua orangtuanya.
Sadar bahwa kedua orangtuanya sudah berpulang ketika keinginan jadi mualaf muncul, Ruben meminta izin dengan berziarah ke makam.
Meski demikian ia tak memungkiri, bahwa ada keinginan untuk bisa meminta restu secara langsung ke orangtuanya, terkait keputusannya jadi mualaf.
“Saya, ibu bapak sudah nggak ada kan, jadi saya memimpikan itu ya (kehadiran orangtua)," kata Ruben Onsu di kawasan Lebak Bulus Jakarta Selatan, belum lama ini.
"Mungkin bagaimanapun, orangtua kita walaupun nggak ada, beliau pasti hadir,” ujar Ruben.
Oleh karenanya, ziarah ke makam orangtua sebelum resmi mualaf kala itu, jadi momen yang penting bagi Ruben Onsu.
“Saya ingin melewati proses ini juga lewat izin orangtua. Saya seneng banget, dan ya semua berjalan mulus,” lanjutnya.
Ruben bercerita, untuk jadi mualaf perjalanan meyakinkan diri tak datang semudah itu.
Bahkan detik-detik sebelum mengucapkan dua kalimat syahadat, Ruben masih butuh diyakinkan oleh Habib Usman Bin Yahya.
“Malah detik-detik ketika saya mau masuk muslim itu detik-detik ada yang harus saya pertanyakan terus dan oleh Habib dijawab dengan jelas," ungkapnya.
"Terus yang saya pertanyakan cuma satu, ‘Bib, bagaimana salat?’, dan Habib menjawab dengan tenang. Itu yang bikin saya 'Oh iya ya' gitu,” tutur Ruben.
(*)