Edukasi Listrik Sejak Dini, PLN Dorong Budaya Aman dan Bijak di Masyarakat
bisnistribunjabar April 30, 2026 06:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - SUMEDANG - Pemahaman tentang listrik kini tak lagi sekadar soal menyalakan lampu, tetapi juga menyangkut keselamatan dan dukungan terhadap pembangunan daerah. Hal inilah yang mulai ditanamkan kepada generasi muda melalui program PLN Goes to School yang digelar PLN UP3 Sumedang di SMAN 1 Cimalaka.

Melalui kegiatan ini, para pelajar mendapatkan gambaran utuh tentang bagaimana listrik berperan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari proses penyaluran energi, penggunaan yang aman, hingga dampaknya terhadap pembangunan daerah melalui Pajak Barang dan Jasa Tertentu Tenaga Listrik (PBJT-TL).

Edukasi ini diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat. Dengan meningkatnya pemahaman sejak dini, pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga, mendorong penggunaan listrik yang lebih hemat, aman, dan bijak. Selain itu, pemahaman terkait bahaya kelistrikan juga menjadi bekal penting untuk mengurangi risiko kecelakaan listrik di masyarakat.

Program ini terlaksana melalui sinergi antara PLN dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumedang, yang turut memberikan pemahaman mengenai peran PBJT TL yang sebelumnya dikenal sebagai Pajak Penerangan Jalan, sebagai salah satu sumber pendanaan pembangunan daerah.

Tidak hanya itu, PLN juga memperkenalkan kemudahan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kelistrikan secara cepat dan transparan, mulai dari pembayaran hingga pengaduan, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam membangun kesadaran sejak dini terhadap pentingnya listrik dan peran masyarakat dalam mendukung keberlanjutan energi.

“Melalui PLN Goes to School, kami ingin memberikan edukasi kepada para pelajar bahwa listrik bukan hanya kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembangunan daerah melalui kontribusi PBJT-TL. Kami juga mengajak generasi muda untuk menjadi pengguna listrik yang cerdas, aman, dan peduli terhadap lingkungan. Dengan pengetahuan yang diperoleh hari ini, Kami berharap para pelajar dapat menjadi agen informasi di lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan pentingnya kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kelistrikan dan pajak daerah.

“Membangun sinergi antara PLN dan Pemerintah Daerah adalah bentuk komunikasi efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat terhadap PBJT-TL serta pentingnya kontribusi sektor kelistrikan bagi pembangunan daerah. Edukasi sejak dini kepada pelajar diharapkan mampu menciptakan generasi yang sadar energi, taat pajak, dan melek teknologi,” ungkap Sugeng.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap kesadaran energi tidak berhenti di ruang kelas, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan di tengah masyarakat. Dari pelajar, pengetahuan itu diharapkan menyebar lebih luas, menciptakan lingkungan yang lebih aman, efisien, dan berdaya dalam memanfaatkan listrik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.