Peringatan May Day 2026, Apindo Kaltara Dukung Penuh Buruh Diliburkan Tidak Boleh Ada Kegiatan
Junisah April 30, 2026 06:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Ketua Apindo Kaltara, Peter Setiawan, menyatakan dukungannya terhadap rangkaian kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Jumat 1 Mei 2026 yang digelar di Tarakan, Kalimantan Utara.

Menurut Peter Setiawan, peringatan May Day tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan positif yang melibatkan buruh dan pengusaha. Ia menyebutkan setidaknya ada tiga agenda yang dilaksanakan, mulai dari penanaman mangrove, kegiatan UMKM, hingga jalan santai.

“May Day bagus saja, ada tiga acara. Ada penanaman mangrove, UMKM, lalu kami juga ikut jalan santai di kawasan Datuk Adil. Intinya aman,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya mendukung penuh setiap kegiatan yang digagas oleh serikat buruh, termasuk jika ada rencana konvoi dalam peringatan May Day. Namun, ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tetap menjaga ketertiban dan keamanan.

Baca juga: Peringati May Day 2025, Walikota Tarakan Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja dan Kematian

“Yang penting kota kita aman. Kami dari Apindo Kaltara mendukung semua acara May Day. Ini juga bentuk komunikasi yang baik antara pengusaha dan buruh,” katanya.

PeterSetiawan menjelaskan, hubungan antara Apindo Kaltara dan kalangan buruh di Kaltara saat ini terjalin dengan baik. Bahkan, setiap peringatan May Day, para pengusaha turut berkontribusi dalam mendukung kegiatan yang dilaksanakan.

“Sekarang komunikasi sudah baik. Setiap ada May Day, pengusaha bisa bantu kegiatan. Ada proposal, kita bantu. Berapa pun kita upayakan,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan hari libur pada May Day, ia memastikan pihaknya mematuhi ketentuan yang berlaku. Para pekerja diberikan libur untuk memperingati hari tersebut.

“May Day itu hari merah, jadi libur. Kita liburkan, tidak boleh ada kegiatan. Kita mendukung penuh,” tegasnya.

Baca juga: May Day Bersama Buruh, Kapolda Kaltara Tegaskan Komitmen Jaga Harmoni Dunia Kerja

Ia juga menekankan pentingnya hubungan saling membutuhkan antara buruh dan pengusaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Tanpa buruh, pengusaha tidak bisa apa-apa. Begitu juga sebaliknya, buruh tanpa pengusaha juga tidak bisa berjalan. Jadi harus saling mendukung,” tutupnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.