TRIBUNMATARAMAN.COM - Update Alfrean Dewangga dikabarkan sepakat gabung Bali United.
Ya, Nama Alfeandra Dewangga kembali menjadi sorotan setelah dirumorkan masuk dalam incaran klub rival Persib Bandung, yakni Bali United untuk musim 2026/2027.
Pamor Dewangga memang tengah menurun setelah sempat menjadi andalan Persib di pertengahan musim Super League Indonesia 2025/2026.
Di awal kedatangannya, mantan pemain PSIS Semarang itu sempat kesulitan menembus starting XI dan lebih sering menjadi penghias bangku cadangan.
Namun, sejak pekan ke-14, Dewangga mulai mendapat kepercayaan dan tampil reguler sebagai starter. Ia pun mampu menjawab kepercayaan pelatih Bojan Hodak dengan performa solid.
Baca juga: 8 Koper Calon Jemaah Haji di Kabupaten Kediri Belum Diambil, Kemenag : Distribusi Hampir Rampung
Tak hanya di kompetisi domestik, Dewangga juga menjadi pilihan utama Persib di ajang AFC Champions League Two 2025/2026, termasuk saat menghadapi Ratchaburi FC di babak 16 besar.
Performa Meredup Usai Tersingkir dari ACL Two
Sayangnya, performa Dewangga mulai meredup setelah Persib tersingkir dari ACL Two dengan agregat 1-3 dari Ratchaburi FC. Sejak saat itu, namanya kembali jarang masuk dalam susunan pemain utama.
Penampilan terakhirnya bersama Persib terjadi pada leg kedua melawan Ratchaburi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 18 Februari 2026.
Kini, Dewangga lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan di skuad Maung Bandung.
Di tengah minimnya menit bermain, rumor kepindahan ke Bali United kembali mencuat. Kabar ini pertama kali diungkap oleh akun Instagram sepak bola Indonesia, Fabrizioasia, yang menyebut Dewangga berpotensi hengkang pada musim depan.
"Breaking News // Salah satu pemain Persib Bandung yang jarang mendapat menit bermain dirumorkan akan menuju Bali United untuk musim kompetisi 2026/2027," tulis akun tersebut.
Ini bukan kali pertama Bali United dikaitkan dengan Dewangga. Pada putaran kedua musim ini, rumor serupa juga sempat beredar, namun tidak terealisasi.
Situasi ini membuat masa depan Alfeandra Dewangga bersama Persib Bandung menjadi tanda tanya besar. Minimnya kesempatan bermain bisa menjadi alasan kuat bagi sang pemain untuk mencari tantangan baru.
Namun di sisi lain, bertahan di Persib juga tetap menjadi opsi, terutama jika ia mampu kembali merebut kepercayaan pelatih.
(tribunmataraman.com)