SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan memprediksi sebagian besar wilayah Bumi Sriwijaya masih akan mengalami curah hujan kategori menengah pada Dasarian I dan II Mei 2026. Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Koordinator BMKG Sumsel, Dr. Wandayantolis, menjelaskan bahwa sifat hujan pada Mei 2026 ini cenderung lebih kering atau berada di bawah normal dibandingkan rata-rata tahunan pada bulan yang sama.
"Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada awal Mei karena sifat hujannya lebih sedikit dibandingkan kondisi normal," ujar Wandayantolis, Kamis (30/4/2026).
Berdasarkan data prakiraan Dasarian I Mei (1-10 Mei), curah hujan kategori menengah (51-150 mm) memiliki peluang terjadi lebih dari 90 persen di sebagian besar wilayah Sumsel.
Sementara itu, curah hujan kategori rendah (0-50 mm) diperkirakan terjadi di sebagian kecil wilayah Empat Lawang bagian barat dan Ogan Komering Ilir (OKI) bagian selatan.
Memasuki Dasarian II Mei (11-20 Mei), wilayah dengan potensi curah hujan rendah diprediksi akan meluas, mencakup sebagian besar Empat Lawang serta sebagian wilayah Lahat, Musi Rawas, Muara Enim, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan seluruh wilayah OKU Raya.
Pihak BMKG memastikan bahwa peluang terjadinya hujan kategori tinggi (di atas 150 mm) maupun sangat tinggi sangat kecil, bahkan dipastikan tidak ada pada periode Dasarian II Mei di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Baca juga: Instagram Dishub Palembang Diserbu Netizen Usai Video Keributan Sopir Truk dan Petugas di Pintu Tol