Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Taipei Economic and Trade Office (TETO) menggelar Taiwan Festival 2026.
Pada kegiatan ini, berbagai kesenian dan budaya Taiwan ditampilkan, seperti pertunjukan barongsai, Mandarin singer hingga music performance cultural dance.
Selain itu, di sekitaran lokasi acara juga terdapat pameran FIB UI x TETO berupa bazar makanan khas Taiwan.
Baca juga: Guru Besar FEB UI: Perang AS-Israel dan Iran Picu Kenaikan Harga Plastik
Ketua Kerja Sama FIB UI dan TETO, di Jakarta Rahadjeng Pulungsari Hadi menjelaskan, acara ini sebagai sarana pertukaran budaya Taiwan dan Indonesia.
Selain itu, acara ini bertujuan memperkenalkan budaya Taiwan secara lebih dekat kepada masyarakat Indonesia, khususnya di lingkungan kampus.
“Kita juga memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin selama 6 tahun antara FIB UI dan TETO,” kata Rahadjeng di lokasi.
FIB UI dan TETO telah bekerja sama dalam program pertukaran mahasiswa, summer course durasi 6 bulan hingga 1 tahun, dan pemberian beasiswa dari pemerintah Taiwan.
Selain itu, juga dilakukan kolaborasi di bidang penelitian antar lembaga, termasuk pemberangkatan dosen untuk studi atau kegiatan akademik di Taiwan.
Sementara itu, Director Education Department The Taipei Economic and Trade Office (TETO) Jakarta, Meichi Shih merasa sangat terkesan dengan poster-poster yang dibuat oleh mahasiswa.
Poster tersebut dinilai berhasil menampilkan berbagai karakter budaya Taiwan dan elemen cyberpunk.
“Para mahasiswa telah belajar dan mempersiapkan diri dengan sangat giat untuk dapat merancang poster-poster berkualitas tersebut,” kata Meichi.
Ia mengaku terkejut sekaligus senang karena banyak lagu Taiwan yang dibawakan. Bahkan, beberapa mahasiswa mampu menyanyikan lagu-lagu lama yang dirilis sebelum mereka lahir.
Meichi menambahkan, setiap tahun, pihak Taiwan menyediakan beasiswa bagi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) untuk melanjutkan studi gelar (degree) maupun program pembelajaran bahasa Mandarin.
“Program ini memberikan kesempatan langsung bagi mahasiswa UI untuk merasakan lingkungan akademik di Taiwan setelah mereka menyelesaikan studi di UI,” pungkasnya. (m38)