MANADO - Pelabuhan Manado sudah dikunjungi oleh lima direksi dan dua Komisaris Pelindo di awal tahun 2026 ini.
Hal ini tidak lepas dari peran penting Pelabuhan Manado, karena walaupun hanya kelas 4 yang merupakan kelas paling kecil di Pelindo, namun jumlah penumpang cukup banyak.
General Manager Pelindo Regional 4 Manado, Nurlayla Arbie mengatakan, kunjungan direksi dan komisaris Pelindo menunjukkan perhatian manajemen yang serius terhadap Pelabuhan Manado.
“Melalui kunjungan ini, ada beberapa pengembangan yang akan dilakukan di Pelabuhan Manado untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang. Karena penumpang di Pelabuhan Manado cukup banyak dan ramai, maka pengembangan yang dilakukan akan memberikan dampak yang sangat besar,” kata Nurlayla dalam rilis yang diterima Tribun Manado, Kamis (30/4/2026).
Jumlah penumpang di Pelabuhan Manado pada triwulan pertama tahun 2026 sebanyak 168.344 orang.
Jumlah tersebut meningkat dibanding periode yang sama tahun 2025.
Nurlayla mengatakan, untuk pengembangan, tahun 2026 ini akan dilakukan pengaspalan di area pelabuhan baru, setelah tahun 2025 lalu dilakukan pengaspalan di pelabuhan lama.
Diharapkan dengan melakukan pengaspalan di pelabuhan baru, maka penumpukan yang terjadi di beberapa area karena kondisi jalan yang kurang baik akan teratasi.
“Pelabuhan Manado areanya kecil. Untuk itu sekarang sedang dalam proses kajian untuk mengoptimalkan area pelabuhan, seperti parkir dapat terakomodasi,” ujar Nurlayla.
Pengembangan menurut Nurlayla juga akan dilakukan di dalam terminal dengan menambah beberapa fasilitas seperti ATM dan juga minimarket.
“Dengan adanya ATM, maka penumpang yang membutuhkan uang tunai akan sangat terbantu,” ujar Nurlayla.
Ia mengatakan, untuk minimarket saat ini juga sudah ada yang berminat dan setuju untuk membuka gerai di dalam terminal.
Dan diharapkan dalam beberapa waktu ke depan, minimarket tersebut sudah akan dibuka.
“Berdasarkan survei yang kami lakukan, penumpang memang meminta agar ada minimarket di dalam terminal pelabuhan," tutupnya. (advertorial)