Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Seluma akan menghadirkan sebanyak 37 stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVII yang digelar pada 11 hingga 19 Mei 2026 mendatang.
Seluruh stand tersebut akan dipusatkan di kawasan Masjid Agung Baitul Falihin, Kelurahan Pasar Tais, yang menjadi lokasi utama pelaksanaan MTQ XXXVII.
Plt Kepala Disperindagkop UKM Seluma Dadang Kosasi mengatakan, keikutsertaan puluhan UMKM ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong promosi produk lokal sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Berbagai produk unggulan daerah akan ditampilkan dalam stand tersebut, mulai dari hasil kerajinan tangan, kuliner khas Seluma, hingga promosi potensi wisata daerah.
Selain itu, masyarakat juga akan diberikan informasi terkait mekanisme perizinan usaha yang difasilitasi DPMPTSP.
“Stand UMKM ini tidak hanya menampilkan produk, tapi juga potensi wisata serta informasi perizinan usaha di Kabupaten Seluma,” jelasnya.
Baca juga: Bupati Seluma Akan Titik Nol Pembangunan Jembatan Desa Simpang
Menariknya, seluruh fasilitas stand bagi pelaku UMKM disiapkan secara gratis oleh pemerintah daerah.
Mulai dari lapak atau stand, meja, kursi, hingga kebutuhan listrik selama kegiatan berlangsung.
“Stand dan perlengkapan semuanya kita siapkan gratis, jadi pelaku UMKM tinggal menempati dan berjualan,” kata Dadang.
Menurut Dadang, momentum MTQ ini menjadi peluang strategis untuk mempromosikan potensi daerah kepada para pengunjung yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Dengan banyaknya peserta dan pengunjung yang hadir, diharapkan produk UMKM dan potensi Seluma dapat lebih dikenal luas dan memiliki daya saing.
“Ini menjadi ajang promosi daerah. Semua potensi yang ada akan kita tampilkan kepada pengunjung MTQ,” ujarnya.
Berharap keikutsertaan UMKM dalam MTQ ke-XXXVII ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan omzet pelaku usaha.
Sekaligus memperkuat citra Kabupaten Seluma sebagai daerah yang memiliki potensi ekonomi kreatif yang berkembang.