Pemberangkatan Jemaah Haji Riau Terus Berlanjut, Total 2.653 Orang Sudah Diterbangkan ke Tanah Suci
Muhammad Ridho April 30, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Proses pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Riau tahun 2026 terus berlanjut. Hingga 30 April 2026, sebanyak 2.653 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci melalui berbagai kelompok terbang (kloter).

“Alhamdulillah, pemberangkatan jemaah haji Riau masih terus berjalan lancar hingga saat ini. Kita terus melakukan penyesuaian agar seluruh jemaah bisa terlayani dengan baik,” kata Kanwil Kemenhaj Riau, Defizon, Kamis (30/4/2026).

Dari total tersebut, terdiri atas 2.614 jemaah haji, 12 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing KBIHU, serta 24 petugas haji.

Rincian per kloter menunjukkan dinamika yang cukup beragam. Kloter BTH 07 menjadi rombongan terbesar dengan 488 orang. Disusul Kloter BTH 08 sebanyak 445 orang, Kloter BTH 03 sebanyak 443 orang, Kloter BTH 04 sebanyak 440 orang, Kloter BTH 05 sebanyak 438 orang, dan Kloter BTH 06 sebanyak 399 orang.

Namun di balik kelancaran tersebut, sejumlah jemaah masih harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan.

Pada Kloter BTH 03, satu jemaah dirawat di Batam dengan satu orang pendamping asal Pekanbaru. Kloter BTH 04 mencatat tiga jemaah dirawat di Batam dan dua orang pendamping.

Kloter BTH 05 terdapat tiga jemaah dirawat di Batam, tiga pendamping, serta satu jemaah sakit di daerah yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Kampar.

Sementara pada Kloter BTH 06, tiga jemaah batal berangkat dari daerah, dua di antaranya berasal dari Rokan Hilir. Selain itu, terjadi mutasi 45 jemaah ke Kloter BTH 07, yang didominasi asal Kepulauan Meranti, serta tambahan dua jemaah dari Kloter BTH 04 asal Pekanbaru.

Pada Kloter BTH 07, satu jemaah asal Indragiri Hilir masih menjalani perawatan di Batam. Sedangkan Kloter BTH 08 mencatat tiga jemaah dirawat di Batam masing-masing berasal dari Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Kuantan Singingi, dengan tiga orang pendamping. 

Bahkan, satu jemaah asal Kuantan Singingi dilaporkan wafat di daerah sebelum keberangkatan.

Selain itu, terdapat mutasi masuk ke Kloter BTH 08, yakni tiga jemaah dari Kloter BTH 04 asal Pekanbaru, dua dari Kloter BTH 06 asal Rokan Hilir, serta dua dari Kloter BTH 05 asal Kampar.

Baca juga: 5 Bus dan 2 Truk Disiapkan untuk Antar 225 Calon Jemaah Haji Pelalawan ke Pekanbaru

Secara keseluruhan, tercatat 16 jemaah mengalami tunda atau batal berangkat, dengan rincian 6 orang dirawat di Batam, 5 orang pendamping, 4 orang sakit di daerah, serta 1 orang wafat di daerah.

“Kondisi ini menjadi perhatian kami. Kami terus memantau jemaah yang sakit agar bisa segera pulih dan tetap berpeluang diberangkatkan pada kloter berikutnya,” kata Defizon.

Pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau memastikan akan terus melakukan pengawasan dan pelayanan maksimal, termasuk terhadap jemaah yang mengalami kendala kesehatan, agar seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar hingga akhir.

Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, terutama menjelang keberangkatan.


“Kami minta jemaah benar-benar menjaga kondisi fisik. Kurangi aktivitas sebelum berangkat dan perbanyak istirahat, karena ibadah haji membutuhkan stamina yang prima,” pesannya.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.