TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sebanyak 200 ribu buruh diperkirakan bakal memadati kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026).
Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta pun telah menyiapkan kantong parkir di sejumlah titik.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan, massa buruh yang berasal dari Jawa Barat dapat menggunakan kawasan JIExpo dan Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran sebagai lokasi parkir.
"Mohon maklum untuk masyarakat sekitaran Kemayoran, nanti mungkin ruas-ruas jalan sekitaran Benyamin Sueb ini akan kami gunakan untuk kantong parkir dan juga beberapa kantong parkir yang ada di sekitaran Kemayoran ini akan kami gunakan," kata Komarudin, Kamis (30/4/2026).
Kantong parkir cadangan juga disiapkan di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Namun, Komarudin memperkirakan kantong parkir di Ancol tidak dapat menampung banyak kendaraan massa buruh karena bertepatan dengan libur panjang.
"Ancol tidak bisa maksimal mengingat ini libur ya, mungkin juga banyak pengunjung yang akan ke Ancol," ujar Dirlantas.
Sementara itu, massa buruh yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat memarkirkan kendaraan di Lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan.
Adapun kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat dapat digunakan sebagai kantong parkir bagi massa buruh yang berasal dari Banten, Lampung, dan Tangerang.
"Kemudian juga mudah-mudahan ring road juga bisa kita gunakan ditambah lagi nanti di sekitaran Jalan Asia Afrika di cekungan pintu satu," ungkap Komarudin.
Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk memgantisipasi kemacetan saat peringatan Hari Buruh Internasional.
Namun, Komarudin menyebut rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional tergantung kondisi di lapangan.
"Rekayasa arus lalu lintas kami lakukan secara situasional ya. Rekayasa-rekayasa ini mulai dari pengalihan ataupun penutupan sekiranya memang nanti akan ada ruas-ruas jalan yang padat, volumenya cukup berat, maka kami akan lakukan pengalihan atau bahkan penutupan sekiranya itu diperlukan," ujar Komarudin.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Monas dan tetap mengikuti petunjuk petugas di lapangan.
"Oleh karena itu mohon kerja sama dari seluruh pengguna jalan yang besok akan beraktivitas. Selain informasi kemungkinan kepadatan, mohon ikuti petunjuk dan arah yang diberikan oleh petugas kami nanti," ucap Komarudin.