Nasib Supir Taksi Listrik dan Masinis KA Argo Bromo Anggrek Usai Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi
Pipit Maulidya April 30, 2026 09:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Peristiwa tragis yang terjadi di perlintasan sebidang Ampera dan emplasemen Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) masih dalam penyelidikan.

Perhatian publik kini tertuju pada nasib supir taksi listrik berinisial RRP dan masinis KA Argo Bromo Anggrek yang terlibat dalam kecelakaan beruntun yang menewaskan 16 orang tersebut.

Kedua belah pihak kini harus menjalani serangkaian pemeriksaan oleh pihak kepolisian guna mengungkap tabir di balik tragedi besar ini.

Baca juga: Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Temani Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan KA Agro Bromo

Supir Taksi Diperiksa

GELAGAT - Sopir taksi hijau Green SM Indonesia kebingungan saat mobilnya ditabrak KRL rute Bekasi-Jakarta di rel perlintasan kereta api tepatnya di JPL 85 Bekasi. 
Sopir taksi hijau Green SM Indonesia kebingungan saat mobilnya ditabrak KRL rute Bekasi-Jakarta di rel perlintasan kereta api tepatnya di JPL 85 Bekasi.  (istimewa/TMC Polda Metro Jaya/Thread)

Nasib RRP, supir taksi listrik dari perusahaan Green SM Indonesia, kini berada di bawah pengawasan ketat penyidik Polres Metro Bekasi Kota.

Mobil listrik yang ia kendarai tiba-tiba mogok di tengah rel, hal ini diduga menjadi pemicu kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa RRP telah diperiksa secara intensif selama dua hari berturut-turut.

"Untuk driver taksi online inisial RRP diminta keterangan kemarin Selasa dan hari ini Rabu di Polrestro Bekasi Kota," ujar Budi, Rabu.

Selain kelaikan kendaraan listrik yang diperiksa, polisi juga melakukan tes urine terhadap RRP untuk memastikan kondisi kesadarannya saat kejadian.

Saat ini, taksi listrik yang ia kendarai sudah diamankan dalam kondisi rusak berat.

Baca juga: Profil Firnando Ganinduto, Politisi Muda Golkar yang Berani Desak Dirut KAI Mundur

Masinis KA Argo Bromo

MASINIS KERETA SELAMAT - Sosok Noviandi masinis yang selamat dari tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur (Threads/rzyptr.14)
MASINIS KERETA SELAMAT - Sosok Noviandi masinis yang selamat dari tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur (Threads/rzyptr.14) (Surya.co.id/Threads/rzyptr.14)

Tak jauh berbeda, nasib masinis KA Argo Bromo Anggrek juga dipertaruhkan.

Pasalnya, kereta jarak jauh tersebut menghantam rangkaian KRL yang tengah tertahan di Stasiun Bekasi Timur akibat kecelakaan di perlintasan.

Polisi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap masinis, petugas stasiun, hingga Polsuska pada Kamis (30/4/2026).

Pemeriksaan ini akan menentukan apakah ada faktor gangguan sistem komunikasi atau kelalaian operasional dalam perjalanan kereta tersebut.

"Untuk agenda riksa petugas (masinis, petugas stasiun, polsuska) dari PT KAI akan dilaksanakan di kantor PT KAI hari Kamis tanggal 30 April 2026," ungkap Budi, Kamis.

Penjelasan Polisi

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru menyimpulkan nasib hukum para pihak yang terlibat.

Saat ini, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri masih mengkaji setiap detail di lapangan.

"Ya bisa jadi human error, bisa jadi faktor jalan, bisa jadi faktor kendaraan. Ini masih dalam kajian ataupun penelitian dari tim TAA," ujar Komarudin di Gedung TMC Polda Metro Jaya.

Meskipun kepolisian fokus pada kasus kecelakaan di perlintasan sebidang yang melibatkan taksi, nasib masinis dalam insiden tabrakan antar-kereta akan sangat bergantung pada hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.