- Kapal induk nuklir Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, dilaporkan akan meninggalkan kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang. Kapal induk terbesar di dunia ini dijadwalkan kembali ke Virginia sekitar pertengahan Mei 2026.
Seorang pejabat AS menyebutkan bahwa kepulangan armada ini akan memecahkan rekor penugasan selama lebih dari 300 hari. Meski begitu, Komando Pusat AS (CENTCOM) tidak memberikan tanggapan mendetail mengenai alasan penarikan kapal induk tersebut dan hanya menyatakan bahwa armada AS akan terus beroperasi.
Langkah ini terjadi di tengah eskalasi konflik yang memanas antara AS dan Iran. Iran mengklaim memiliki senjata baru yang mampu menyerang kapal-kapal AS sebagai respons atas blokade angkatan laut yang dilakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Dengan perginya USS Gerald R. Ford, kini kekuatan laut AS di Teluk menyisakan USS George HW Bush dan USS Abraham Lincoln. Kedua armada tersebut dilaporkan masih menjalankan misi blokade terhadap kapal-kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran. Hingga saat ini, kedua negara belum menemukan titik temu untuk meredam ketegangan di kawasan tersebut.