Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR- Tampilan berbeda terlihat di perlintasan sebidang kereta jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Kamis (30/4/2026).
Perbedaan itu usai sebelumnya pada Senin (27/4/2026) terjadi kecelakaan kereta antara Argo Bromo Anggrek dan KRL atau Commuter Line.
Saat ini, di perlintasan sebidang kereta jalan Ampera, terdapat pembaruan tampilan dengan terpasangnya dua buah palang besi pembatas lintasan kereta.
Pantauan di lokasi, palang besi itu nampak terpasang di sisi jalan dari arah Ampera menuju Duren Jaya, dan sebaliknya.
Palang besi dengan panjang lebih kurang dua meter itu terlihat dicat berwarna merah dan putih.
Lalu untuk penyangga palang nampak dicat berwarna kuning dan hitam.
Pengoperasian palang besi itu nampak dilakukan oleh Dishub dan warga sekitar yang menjadi relawan penjaga perlintasan kereta.
"Itu dipasang kemarin (Rabu (29/4/2026) malam, ramai sama Polisi, Dishub, warga juga ada, sampai buat macet juga," kata Awang selaku relawan penjaga perlintasan kereta di lokasi, Kamis (30/4/2026).
Selain dipasang palang besi, Awang menjelaskan, petugas Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi juga memasang lampu penerangan jalan.
Lampu itu dipasang di atas masing-masing palang besi.
"Jalan juga dicor, terus lampu dipasang, jadi bagus lagi sekarang," jelasnya.
Awang mengungkapkan dengan dipasangnya sejumlah fasilitas itu dinilainya sangat membantu.
Diantaranya, kawasan tersebut menjadi lebih terang, jalan tidak lagi rusak, dan membantu dalam memberhentikan pengendara maupun pejalan kaki saat kereta ingin melintas.
"Sangat membantu ini, dulu tidak seperti ini, palang aja pakai bambu kita," pungkasnya. (M37)