TRIBUNJOGJA.COM - Seorang penghuni apartemen Mediterania Jakarta Barat mengirim pesan kepada petugas pemadam kebakaran dengan cara yang tak biasa. Dia menuliskan pesan mirip plat nomor kendaraan pada sehelai baju yang dilemparkan dari lantai atas yang dipenuhi kepulan asap.
Pesan itu tertulis "C 33 GK, 2 Orang, Iwan & Bayi Bujang".
Rupanya kode mirip plat nomor tersebut merupakan petunjuk untuk pemadam kebakaran bahwa ada dua orang yang terjebak di Lantai 33 Tower C di GK. Adapun penghuni yang terjebak bernama Iwan Ogan yang tinggal bersama bayinya yang bernama Bujang.
Kepada Tribun Jogja, Iwan menceritakan bahwa dirinya terus mencoba meminta pertolongan dengan melempar baju berisi pesan, termasuk mengirimkan nomor telepon ke petugas yang berada di bawah.
Dalam situasi tersebut, Iwan mencoba tetap tenang dengan menutup ventilasi di bawah pintu menggunakan kain, supaya asap tidak sampai masuk ke dalam ruangan.
Beruntung, pesan itu berhasil diterima tim pemadam kebakaran. Bahkan petugas juga bisa menghubunginya lewat nomor telepon yang diberikan.
Iwan bersama anaknya dan penghuni lainnya akhirnya berhasil dievakuasi melalui tangga darurat.
Menurut Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Seman Riyadi, pesan yang dikirimkan Iwan langsung ditindaklanjuti sebagai prioritas evakuasi.
Pesan ini juga sangat membantu petugas dalam menentukan titik lokasi korban di tengah situasi yang penuh asap dan keterbatasan visibilitas.
Sebagaimana diketahui, Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Jakarta Barat terbakar pada Kamis (30/4/2026), sekitar pukul 07.30 WIB.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menyatakan api telah berhasil dilokalisir sejak pukul 09.00 WIB. Namun, asap tebal masih mengepung area dalam apartemen. Petugas juga berhasil mengevakuasi dengan selamat sebanyak 89 orang. Sementara sekitar 20 orang lainnya harus mendapatkan perawatan medis akibat menghirup asap kebakaran.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya mengatakan bahwa kebakaran di Apartemen Mediterania, tidak sampai membakar unit hunian warga di Tower C.
Kebakaran tersebut diduga berasal dari korsleting listrik di panel basement yang kemudian berhasil dipadamkan sebelum meluas ke area tempat tinggal.
Akan tetapi, asap pekat sempat merambat hingga lantai atas, bahkan mencapai sekitar lantai 33, akibat jalur sirkulasi tertutup di dalam gedung.
Kondisi ini menyebabkan puluhan penghuni mengalami sesak napas dan harus dievakuasi maupun dirujuk ke rumah sakit. (tribunjogja/kompas)