TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
PKM bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
Kali ini dilaksanakan, di Pondok Pesantren (Ponpes) Madrasah Aliyah Khulafaur Rasyidin, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis 30 April 2026.
Mengangkat tajuk “Penguatan Peran OSIS Melalui Program Edukasi dan Pendampingan Pencegahan Kekerasan” kegiatan tersebut mendapat antusias positif dari para santri dan guru.
Adapun kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya kekerasan fisik dan psikis di lingkungan sekolah.
Sekaligus memerkuat peran OSIS sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Acara menghadirkan narasumber praktisi anak, Bekti Kusnaryo, A.Md, yang memaparkan strategi pencegahan dan penanganan kasus kekerasan.
Mendapat pendapingan langsung Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Bhakti yakni Dr. Siswadi, S.H., M.Hum, serta anggota tim pelaksana, Muhamad Fahmi Hadzan, S.H., M.H.
Tidak hanya fokus pada edukasi, kegiatan ini juga menekankan aspek pendampingan terhadap korban kekerasan di sekolah.
Baca juga: Kemenkum Kalbar Perkuat Sinergi dengan UPB Pontianak, Dorong Integrasi JDIH di Kalimantan Barat
Satu di antara langkah konkret yang dilakukan adalah mendorong pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPKS) serta Tim Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan (TPPTK) di lingkungan sekolah.
Tim ini diharapkan mampu menjadi wadah respons cepat dalam menangani kasus kekerasan.
Dalam penyampaian materi, narasumber juga menggunakan metode interaktif berupa permainan edukatif yang melibatkan peserta dari OSIS.
Pendekatan ini didasarkan pada teori pembelajaran partisipatif, sehingga siswa dapat lebih memahami materi secara langsung melalui pengalaman dan keterlibatan aktif.
Ketua Pelaksana, Weni Sentia Marsalena, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya edukasi hukum sejak dini sebagai langkah preventif.
Sementara itu, Kepala Sekolah Sawaludin, S.Hut, menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus berlanjut.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta, serta ditutup dengan pengisian kuesioner dan foto bersama. (*)