TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Kisah perjuangan Praka (Anumerta) Aprianus untuk menjadi prajurit TNI meninggalkan kesan mendalam bagi keluarganya.
Praka (Anumerta) Aprianus adalah prajurit TNI asal Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) dilaporkan gugur pada Rabu 29 April 2026 di Papua.
Sang ibu, Agnes, mengenang tekad kuat anak bungsunya itu yang tak pernah menyerah meski sempat mengalami kegagalan berulang kali.
“Aprianus masuk tentara tahun 2021. Sebelumnya dia sudah dua kali gagal. Polisi juga pernah sekali gagal,” tutur Agnes saat ditemui di rumah duka, Desa Baning Kota, Sintang, Kamis 30 April 2026.
Agnes mengaku sempat menyarankan agar Aprianus memilih jalan lain yang lebih aman, seperti melanjutkan kuliah atau menjadi rohaniwan.
Namun jawaban Aprianus menunjukkan betapa besar rasa tanggung jawabnya terhadap keluarga.
“Dia bilang, kalau kuliah nanti kapan bisa kasih uang untuk keluarga. Makanya dia nekat daftar tentara,” kenang Agnes.
• Profil Lengkap Praka Anumerta Aprianus Prajurit TNI Asal Sintang yang Gugur di Papua Saat Tugas
Tekad itu akhirnya membuahkan hasil.
Setelah dua kali gagal, Aprianus diterima menjadi prajurit TNI pada percobaan ketiga.
Bagi keluarga, keputusan itu bukan sekadar pilihan karier, melainkan bentuk pengabdian seorang anak kepada orang tuanya.
Sosok pribadi Praka (Anumerta) Aprianus disampaikan kakak kandungnya, Margareta.
Ia mengenang Aprianus sebagai pribadi yang aktif dan sangat peduli terhadap keluarga.
“Keseharian Aprianus itu sangat baik. Dia aktif sekali, luar biasa,” ujar Margareta saat ditemui di rumah duka di Desa Baning Kota, Sintang, Kamis 30 April 2026.
Sejak sebelum menjadi prajurit, Aprianus sudah terbiasa membantu orang tua yang berjualan sayur di pasar.
Ia kerap bangun subuh untuk mengantar dan membantu membeli dagangan.
“Dia sering antar mama dan bapak ke pasar jualan. Kadang subuh-subuh sudah bangun untuk bantu beli sayur,” tuturnya.
Bagi keluarga, Aprianus bukan hanya anak bungsu, tetapi juga kebanggaan yang selalu diandalkan.
“Dia selalu bantu orang tua. Anak yang luar biasa,” kata Margareta dengan mata berkaca-kaca.
• Bupati Sintang Kenang Sosok Praka Aprianus Prajurit TNI yang Gugur di Papua
Praka (Anumerta) Aprianus lahir di Desa Pakak, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat pada 17 September 2001.
Sebelum gugur, pangkat terakhirnya adalah Pratu Aprianus, kemudian dinaikkan satu tingkat menjadi Praka (Anumerta) sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian yang diberikan.
Aprianus tercatat sebagai prajurit Yonif 611/Awang Long yang berada di bawah komando Kodam VI/Mulawarman, Kalimantan Timur.
Dalam penugasan terakhirnya, ia tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 623/BWU, menjalankan misi menjaga perbatasan negara.
Dengan riwayat tersebut, Aprianus dikenang sebagai sosok prajurit muda yang berani, berdedikasi, dan setia pada tugas menjaga kedaulatan Indonesia.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!