TRIBUNNEWS.COM - Profil Timnas Kanada sebagai tim tuan rumah Piala Dunia 2026 menunjukkan ambisi besar mereka untuk mencetak sejarah baru.
Skuad berjuluk Les Rouges itu akan tampil di kandangnya sendiri.
Karena memang, Kanada menjadi salah satu dari tiga negara tuan rumah yang ditunjuk FIFA sebagai venue Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.
Di Piala Dunia 2026, Timnas Kanada tergabung ke dalam Grup B bersama Bosnia dan Herzegovina, Qatar, dan Swiss.
Baca juga: Profil Timnas Belgia Piala Dunia 2026: Sambut Harapan Baru saat Tuah Generasi Emas Habis
Berbicara soal Kanada, negara tersebut memiliki letak geografis yang strategis di Amerika Utara yang membuatnya mudah terhubung dengan negara-negara tetangga seperti Amerika Serikat dan Meksiko.
Berkaitan dengan kedekatan wilayah antara Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, maka tidak heran jika ketiga negara itu diputuskan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 secara bersamaan.
Fakta menariknya adalah, Kanada menjadi negara terbesar ke-2 di dunia dengan total luas sekitar 9 juta kilometer persegi.
Dengan wilayah yang sangat luas, Kanada memiliki jumlah penduduk sekitar 40 jiwa sebagaimana dikutip dari data Worldometer per 2026.
Baca juga: Profil Timnas Uruguay di Piala Dunia 2026 - Era Baru La Celeste Bernama Federico Valverde
Berstatus tuan rumah membuat Timnas Kanada otomatis lolos ke Piala Dunia 2026 tanpa proses kualifikasi.
Meski begitu, Timnas Kanada sudah dua kali tampil di Piala Dunia, yakni pada edisi 1986 dan 2022.
Namun dalam dua edisi tersebut, Timnas Kanada belum bisa bersaing dan hanya mampu finis di fase grup.
Berstatus tuan rumah, Timnas Kanada berambisi untuk membuat sejarah baru di Piala Dunia 2026 dengan lolos fase grup.
Di Piala Dunia 2026, Timnas Kanada dilatih oleh Jesse Marsch yang ditunjuk pada Mei tahun lalu.
Marsch merupakan sosok yang memiliki pengalaman panjang di dunia sepak bola.
Saat masih menjadi pemain, ia dikenal sebagai legenda Major League Soccer dan mencatat lebih dari 300 penampilan di kasta tertinggi sepak bola Amerika Utara.
Setelah pensiun, Marsch memulai karier kepelatihannya dengan menangani Montreal Impact dan New York Red Bulls.
Kemudian, ia melanjutkan perjalanan ke Eropa untuk melatih klub seperti Red Bull Salzburg, RB Leipzig, dan Leeds United.
Pengalaman kepelatihan Marsch menjadi modal penting dalam membangun performa Timnas Kanada di level dunia.
Salah satu pemain Timnas Kanada yang diprediksi akan bersinar di Piala Dunia 2026 adalah Ismael Kone.
Ismael Kone adalah gelandang muda kelahiran 16 Juni 2002.
Penampilannya mulai menarik perhatian sejak memulai karier profesional bersama CF Montreal pada 2021 silam.
Kemudian Kone hijrah ke Eropa. Sejumlah klub ia bela, mulai dari Watford, Marseille, Rennes, dan saat ini ia memperkuat Sassuolo.
Bersama Sassuolo, Kone menjadi salah satu pemain penting dengan catatan 29 penampilan dan torehan lima gol, yang merupakan jumlah tertinggi sepanjang kariernya di level klub.
Sedangkan bersama Timnas Kanada, Kone telah mencatatkan 16 penampilan dengan mencetak satu gol.
(Tribunnews.com/Isnaini)