Misterius, Razzi Taruna Mundur Mendadak saat PSIM Punya 2 Wajah Berbeda Dibanding Putaran Pertama
Bagas Reza May 01, 2026 12:33 PM

PSIMJOGJA.ID
PSIM Yogyakarta resmi mendatangkan striker Slovenia, Nermin Haljeta. Ditemani sang manajer, Razzi Taruna Laskar Mataram merekrut eks striker PSM Makassar.

BOLASPORT.COM - Kabar mengejutkan datang dari PSIM Yogyakarta saat manajer mereka, Razzi Taruna mengumumkan diri mundur dari jabatannya.

PSIM Yogyakarta dilanda keputusan mengejutkan saat manajer mereka, Razzi Taruna memutuskan mengundurkan diri.

Momen ini terjadi setelah pertandingan PSIM Yogyakarta Vs Persita Tangerang, di mana Laskar Mataram harus kalah 0-1 walau berstatus tuan rumah.

Sejak awal laga sudah terlihat bila Razzi tidak mendampingi tim di bench.

Barulah pasca-pertandingan, Razzi mengumumkan keputusan ia mundur dari PSIM lewat instagram pribadinya.

“Selama kurang lebih 3 tahun saya di sini, kita telah mencapai banyak momen bahagia bersama. Mulai dari juara Liga 2, kembali promosi ke Liga 1 setelah 18 tahun penantian, dan sedikit lagi memastikan untuk bertahan di Super League di tahun pertama PSIM kembali di kasta tertinggi,” tulisnya.

“Teruntuk Brajamusti, The Maident, dan seluruh pecinta PSIM, terima kasih banyak atas segalanya selama saya berada di sini."

"Kalian sungguh luar biasa. Saya mohon maaf apabila selama saya di sini masih ada kekurangan dan kesalahan yang saya perbuat."

"Percayalah, di atas semua ketidaksempurnaan itu, saya selalu perjuangkan mati-matian dan mengedepankan PSIM di atas segalanya,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Razzi mengungkapkan alasan di balik keputusannya mundur.

“Atas pertimbangan yang sangat berat dan matang, saya memutuskan untuk menyudahi kebersamaan saya dengan PSIM untuk mencari tantangan yang baru, untuk karier profesional dan pribadi saya,” tutupnya.

Direktur Utama PSIM, Liana Tasno mengaku menghormati keputusan Razzi Taruna.

Direktur Utama sekaligus Presiden Klub PSIM Yogyakarta, Yuliana Tasno saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/2/2025).
NAJMUL ULA/BOLANAS.COM
Direktur Utama sekaligus Presiden Klub PSIM Yogyakarta, Yuliana Tasno saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/2/2025).

“Bagaimanapun Razzi adalah adik saya. Saya menghormati keputusan pribadi Razzi dan ingin Razzi selalu ingat bahwa saya sayang dia dan selalu ingin melihat dia baik dan happy," ujar Liana dilansir BolaSport.com dari Tribun Jogja.

Kabar ini tetap memunculkan indikasi adanya konflik internal di manajemen PSIM.

Razzi juga menghapus seluruh foto-foto di instagramnya dan menggantinya dengan hanya satu unggahan soal keputusan mundur dari PSIM.

Laskar Mataram sendiri memang dalam periode sulit usai tak menang dalam 7 laga terakhir.

Bahkan PSIM seolah memiliki wajah berbeda dibanding putaran pertama Super League.

Praktis di putaran kedua ini, skuad Jean-Paul van Gastel hanya menang atas PSBS Biak yang notabene juru kunci klasemen.

“Anda bisa menanyakan pertanyaan yang sama di setiap laga, karena kenyataannya memang seperti ini," kata Van Gastel.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul van Gastel, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Media Center  Stadon Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul van Gastel, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Media Center Stadon Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

"Kami sudah memberikan segalanya di paruh pertama musim, tapi tetap kesulitan."

“Pada titik tertentu, kami mencapai batas maksimal dari perkembangan kami,” tambahnya.

Dengan 39 poin dari 30 laga yang sudah dilewati, PSIM terus tertahan di peringkat 11 klasemen sementara Super League.

Mereka juga belum aman dari jerat degradasi saat menyisakan 4 laga lagi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.