Tunggangi Maung Putih, Presiden Prabowo Sambangi Monas dan Berjoget di Tengah Ribuan Buruh
Moch Krisna May 01, 2026 01:32 PM

 





TRIBUNSUMSEL.COM --
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri langsung peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (1/5/2026). 

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini disambut riuh oleh ribuan buruh dari berbagai organisasi yang telah memadati area sejak pagi hari.

Menariknya, Presiden Prabowo tampak memasuki area acara sekitar pukul 08.37 WIB dengan menunggangi kendaraan taktis Maung berwarna putih yang menjadi ciri khasnya.

Prabowo tak henti-henti menyapa buruh dengan melambaikan tangan, memberi salam hormat, dan menyalami mereka yang berada di dekatnya.

Sejumlah menteri dan pejabat negara hadir di acara itu.

Dintaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Lingkungah Hidup Jumhur Hidayat.

 
Berjoget dan lepas baju

Saat berada di panggung acara,  Prabowo sempat  berjoget sejenak grup Tipe-X tampil membawakan lagu.

Setelah itu Prabowo kemudian berpidato di atas panggung.

Dia menjanjikan  sejumlah tuntutan buruh yang akan dipenuhi pemerintah.

Seperti  program kepemilikan rumah bagi kaum buruh dengan skema cicilan jangka panjang hingga 40 tahun.

“Saudara-saudara, tadi saya mengatakan penghasilan 30 persen untuk kontrak (rumah). Nanti, kita akan yakinkan, saudara nanti akan miliki rumah tersebut,” kata Prabowo.

Prabowo juga menyoroti tingginya bunga pinjaman yang selama ini membebani masyarakat kecil.

Dia juga menyampaikan bahwa dirinya akan meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Mei ini.

Usai berpidato, Prabowo kemudian bersalamah dengan perwakilan buruh di atas panggung.

Tak lama kemudian dia melepas pakaian  safari yang kerap dipakainya.

Pakaian  safari dengan  saku berjumlah empat berwarna coklat itu dilepaskan di atas panggung.

Sehingga yang tampak melekat di badan Prabowo hanya baju kaos dalaman berwarna hitam.

Baju safari itu kemudian dilemparkan ke kerumunan buruh yang ada di hadapannya.

Apa saja tuntutan para buruh?

Presiden Partai Buruh Said Iqbal yang memberikan orasi di acara itu menyampaikan 11 tuntutan buruh itu dihadapan Presiden Prabowo. 

Berikut rincian 11 poin tuntutan para buruh di May Day 2026:

  • Pertama, para buruh meminta agar pemerintah segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru.
  • Kedua, meminta agar pemerintah segera menghapus sistem kerja outsourcing, dan tolak upah murah (HOSTUM).
  • Ketiga, para buruh menyoroti soal dampak perang antara Amerika Serikat-Israel terhadap Iran yang berpotensi menimbulkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran di Indonesia.
  • Keempat, reformasi pajak. Buruh pesangon, THR tidak dikenakan pajak. 
  • Kelima, para buruh juga meminta pengesahan RUU perampasan aset demi tegaknya anti korupsi.
  • Keenam,  para buruh menyampaikan akan adanya ancaman PHK di industri TPT tekstil dan produk turunannya serta industri nikel.  Buruh minta selamatkan industri TPT dan nikel.
  • Ketujuh, para buruh juga memandang terjadinya ancaman PHK di industri semen sebab sekarang over supply di industri semen itu over supply.
  • Kedelapan, meminta ratifikasi konvensi International Labour Organization (ILO) nomor 190 tentang anti kekerasan kepada pekerja perempuan di tempat kerja.
  • Kesembilan, turut memperjuangkan pemotongan tarif ojek online atau ojol sebesar 10 persen bukan 20 persen seperti apa yang selalu dituntut oleh driver ojol.
  • Kesepuluh, tuntutan mereka yakni meminta pemerintah merevisi undang-undang nomor 2 tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang lebih berkeadilan pada buruh.
  • Kesebelas, para buruh meminta agar status guru dan tenaga honorer yang dikenal dengan P3K paruh waktu menjadi ASN

 

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.