Jadwal Persebaya Surabaya vs PSBS Biak, Bajol Ijo Targetkan Tiga Poin
Adrianus Adhi May 01, 2026 01:50 PM

SURYA.co.id, Surabaya - Pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya melawan PSBS Biak akan digelar Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 15:30 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo.

Persebaya Surabaya akan menjamu PSBS Biak dengan kepercayaan diri tinggi. Laga siang menuju sore ini menuntut adaptasi fisik lebih tinggi, sehingga manajemen energi menjadi faktor penting.

Pelatih Bernardo Tavares menegaskan timnya siap tampil maksimal. “Kami tahu arti laga ini, fokus kami adalah menjaga konsistensi hingga menit akhir,” ujarnya seusai kemenangan lawan Arema FC kemarin.

Persebaya baru saja meraih kemenangan telak atas Arema FC dengan skor 4-0. Hasil tersebut menjadi modal berharga untuk menjaga momentum positif.

Francisco Rivera kembali menjadi sorotan dengan koleksi 10 gol dan 7 assist musim ini. Perannya sebagai playmaker membuat lini tengah Bajol Ijo semakin solid.

Jefferson Silva juga menunjukkan ketajaman dengan gol perdana yang menjadi sinyal bahaya bagi lawan. “Saya ingin terus membantu tim dengan kontribusi nyata,” katanya.

Mikael Tata tampil sebagai supersub dengan satu gol dan satu assist melawan Arema. Performa impresifnya membuka peluang masuk skuad utama.

Dengan komposisi ini, Persebaya jelas lebih diunggulkan di atas kertas. Namun, Tavares menegaskan tim tidak boleh meremehkan lawan.

“PSBS mungkin dalam kondisi sulit, tetapi tekanan bisa membuat mereka tampil berbeda. Kami harus tetap waspada,” tegasnya.

Kondisi Terbaru Persebaya

Persebaya Surabaya sedang dalam tren positif. Kemenangan atas Arema menjadi bukti efektivitas serangan meski kalah statistik penguasaan bola.

Bernardo Tavares menilai mentalitas tim menjadi faktor utama. “Mentalitas dan sikap pemain tetap sama, fokus memenangkan pertandingan,” katanya.

Dukungan Bonek dan Bonita dari Surabaya juga menjadi energi tambahan. Meski tidak hadir langsung, semangat mereka terasa di lapangan.

Persebaya kini berada di posisi enam besar klasemen dengan peluang menjaga asa bersaing di papan atas. Konsistensi menjadi kunci.

Pemain baru yang masuk memberi warna berbeda. Rotasi dilakukan untuk menjaga kebugaran dan memberi kesempatan bagi talenta muda.

Beberapa pemain lama dilepas demi efisiensi skuad. Keputusan ini diambil untuk menjaga keseimbangan tim.

Baca juga: Tampil Impresif Jefferson Silva Cetak Gol Perdana Untuk Persebaya, Akui Syarat Makna

Tavares menegaskan semua latihan penting untuk menilai potensi pemain. “Jika mereka menunjukkan layak bermain, maka saya akan memberi kesempatan,” ujarnya.

Persebaya juga fokus pada adaptasi laga siang. Kondisi fisik pemain harus dijaga agar tetap konsisten sepanjang pertandingan.

Kemenangan atas PSBS akan memperkuat posisi Persebaya di klasemen. Target tiga poin menjadi harga mati.

“Para pemain melakukan pekerjaan yang baik. Terima kasih kepada mereka dan suporter yang selalu mendukung,” pungkas Tavares.

Kondisi PSBS Biak

PSBS Biak berada dalam situasi genting. Dengan hanya 18 poin dari 30 pertandingan, mereka terbenam di dasar klasemen.

Kekalahan telak 0-7 dari Malut United menjadi pukulan besar bagi mental tim. Organisasi permainan dan fokus terlihat menurun drastis.

Delapan kekalahan beruntun membuat krisis semakin nyata. Kepercayaan diri pemain semakin menipis dari laga ke laga.

Secara matematis, peluang bertahan memang belum tertutup. Namun, jarak 11 poin dari zona aman membuat skenario sulit diwujudkan.

Pelatih Marian Mihail mencoba memberi kesempatan kepada pemain yang jarang tampil. “Kami ingin melihat siapa yang bisa membantu tim di masa depan,” katanya.

PSBS hanya memiliki tiga pemain asing, berbeda dengan tim lain yang memiliki tujuh. Hal ini membuat kualitas skuad tertinggal.

Dengan empat laga tersisa, PSBS hanya bisa mencapai maksimal 30 poin. Namun, tren performa membuat peluang itu semakin kecil.

Laga melawan Persebaya bisa menjadi vonis degradasi lebih cepat. Jika kalah, mereka dipastikan turun kasta.

Tekanan mental menjadi lawan terbesar PSBS. Situasi ini membuat harapan bertahan lebih bergantung pada keajaiban.

“Situasi memang sulit, tetapi kami tetap berusaha. Pemain harus menunjukkan kebanggaan meski hasil tidak sesuai harapan,” ujar Mihail.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.