Temui MUI, WPPC Dukung Presiden Prabowo Wujudkan Perdamaian Dunia
Hasanudin Aco May 01, 2026 02:20 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah anggota Kaukus Parlemen Perdamaian Dunia atau World Peace Parliamentary Caucus (WPPC) mendatangi Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kawasan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). 

Mereka diantaranya Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Dr. Mardani Ali Sera, Eva Monalisa, dan Ahmad Bastian SY.

Kaukus WPPC dideklarasikan pada awal April 2026 lalu sebagai respons atas meluasnya perang di berbagai kawasan. 

Anggota WPPC kini mencapai puluhan orang, yang terdiri dari anggota DPR dan DPD.

Seiring memanasnya situasi di Timur Tengah, Rusia, Lebanon dan belahan lainnya, termasuk gugurnya pasukan TNI dalam misi UNIFIL, WPPC terus aktif mendorong berbagai pihak untuk terlibat dalam upaya menciptakan perdamaian. 

Mereka melihat MUI telah melakukan berbagai langkah yang sama sehingga komunikasi, diskusi dan kolaborasi sangat diperlukan. 

Sebagaimana disampaikan Mardani, WPPC berkomitmen untuk terus mencari setiap celah yang memungkinkan terwujudnya perdamaian dunia sebagai bagian dari tanggung jawab kemanusiaan dan sesuai amanat konstitusi.

“WPPC yang terdiri dari para anggota DPR dan DPD terus berkomitmen untuk melanjutkan usaha agar Indonesia menjadi aktor terdepan untuk mewujudkan perdamaian dunia. Itu tugas konstitusional masing-masing wakil rakyat,” ujar politisi PKS tersebut.

Sekretaris Jenderal MUI, Dr. H. Amirsyah Tambunan berterima kasih atas kunjungan Kaukus WPPC sehingga gerakan mewujudkan perdamaian dunia semakin membesar.

"Terima kasih atas kunjungan teman-teman dari Kaukus Parlemen Perdamaian Dunia atau World Peace Parliamentary Caucus (WPPC) untuk berdiskusi mengenai upaya Indonesia dalam memberikan sumbangsih bagi terwujudnya perdamaian dunia. Melalui silaturahim ini, tentu bisa menyatukan silatul fikr dan silatul amal,” ujar Amirsyah.

Sebagai bangsa yang berulat, lanjurnya, Indonesia harus berperan aktif dalam mewujudkan dunia yang lebih aman dan damai.

Itu merupakan suara hati rakyat  dan nurani dunia. MUI sejak lama terus mendukung dan membela Palestina tanpa putus.

“Aspirasi menuju Palestina merdeka terus kita suarakan. Tidak hanya bersuara, kami juga memberikan dukungan lainnya, baik material maupun spiritual. Ini akan terus kita lakukan, karena Palestina merupakan satu-satunya anggota KAA yang belum merdeka,” tambahnya.

Lebih dari itu, pembelaan kepada Palestina merupakan amanat konstitusi bahwa penjajahan harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dalam waktu dekat, MUI akan menggelar Kongres Umat Islam, pada 24 Juli 2026, dimana forum tersebut juga akan mendorong isu perdamaian dunia sebagai salah satu rekomendasi.

Menanggapi “undangan” MUI untuk berkolaborasi, Ahmad Doli Kurnia mengucapkan terima kasih bila WPPC diberikan kesempatan untuk bekerja bersama.

Baginya, MUI sudah melakukan langkah-langkah konkret, termasuk membantu Palestina.

“Kami ingin mendapatkan nasihat dari para orang tua kita di MUI untuk berkolaborasi untuk mendorong isu ini. Kami juga mendengar MUI telah menyiapkan sejumlah rencana besar dalam jangka pendek. Tentu saja, WPPC dengan senang hati akan ikut terlibat di mendukung agenda tersebut,” tegas Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI itu. 

Dengan kata lain, WPPC siap bekerja sama dengan MUI dan organisasi-organisasi lainnya untuk mewujudkan perdamaian dunia. 

“Ini bukti dukungan kami semua kepada Presiden Prabowo dan pemerintah agar Indonesia terus tampil terdepan di panggung dunia," tutur Doli.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.