TRIBUN-SULBAR.COM – Banyak pengguna sepeda motor kerap merasa khawatir saat melihat oli mesin berubah warna menjadi hitam pekat setelah digunakan.
Biasanya oli hitam pekat dianggap sebagai masalah atau oli yang digunakan sudah terlalu lama tidak diganti.
Padahal, kondisi tersebut merupakan hal yang normal dan justru menandakan oli bekerja dengan baik.
Melansir GridOto.com, Jumat (1/5/2026) Manager Lubricant Sales & Marketing Nippon Oil Indonesia, Jemi Setiawan, menjelaskan bahwa oli mesin yang menghitam menunjukkan fungsinya berjalan maksimal.
“Oli mesin bekas berwarna hitam dan kotor itu menandakan kalau oli bekerja secara optimal,” ujar Jemi beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, selain sebagai pelumas, oli mesin juga berfungsi sebagai pembersih komponen di dalam mesin.
Baca juga: Warga di Wonomulyo Polman Dibusur OTK Saat Berkendara Pakai Motor
Baca juga: Polisi Akui Sulit Lacak “Bos Besar” Sindikat Oli Palsu di Sulbar
“Jika oli mesin bekas kotor, itu tandanya oli sedang membersihkan mesin secara maksimal,” jelasnya.
Selain itu, oli juga memiliki peran penting sebagai pendingin mesin.
Mekanik Planet Ban, Dimas Agus Dwi, menyebutkan panas yang dihasilkan dari proses pembakaran di dalam mesin akan diserap oleh oli.
“Panas dari ruang bakar akan diserap oleh oli mesin,” ujarnya.
Proses inilah yang membuat warna oli berubah dari semula cokelat bening menjadi hitam pekat.
Dengan demikian, perubahan warna oli tidak perlu dikhawatirkan selama masih dalam batas pemakaian yang wajar.
Kondisi tersebut justru menjadi indikator bahwa oli bekerja dengan baik dalam melindungi dan menjaga performa mesin motor.(*)