SURYA.co.id LAMONGAN – Kepedulian Bhabinkamtibmas di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 mendapat apresiasi dari para pemelihara hewan kurban.
Ini setelah Aipda Nanang Sumantri turun langsung memantau kondisi ternak warga di Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan Jumat (1/5/2026).
Nanang Sumantri turun langsung memantau kondisi ternak milik warga.
Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu tersebut melakukan monitoring dan pengecekan peternakan warga di Dusun Tanggungan, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini menyasar peternakan kambing milik warga serta program penggemukan sapi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan desa.
Dalam kunjungannya, Sumantri memantau peternakan kambing milik Yakub, seorang peternak rumahan.
Baca juga: May Day 2026, Wabup Lamongan Tekankan Kesejahteraan Buruh sebagai Prioritas
Dari hasil pengecekan, terdapat sembilan ekor kambing yang seluruhnya dalam kondisi sehat, aktif, dan terawat dengan baik.
“Peternakan kambing milik Pak Yakub sebagai peternak rumahan ini menunjukkan pengelolaan yang baik. Kondisi ternak sehat dan layak untuk dikembangkan,” ujarnya.
Selanjutnya, monitoring dilanjutkan ke peternakan sapi program penggemukan yang dikelola Zaini melalui BUMDes Mukti Raharjo.
Saat ini terdapat 11 ekor sapi, dengan dua ekor telah dipesan untuk kebutuhan hewan kurban, sementara sembilan ekor lainnya masih tersedia.
Hasil pemantauan, baik kambing maupun sapi dalam kondisi sehat, tidak ditemukan gejala penyakit, serta layak dijadikan hewan kurban.
Selain melakukan pengecekan lapangan, Sumantri berkoordinasi dan melibatkan Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, drh Rahendra Prasetya Eko S, terkait pengawasan kesehatan hewan menjelang Idul Adha.
Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya pendataan ternak siap potong, pendataan pedagang hewan kurban, sosialisasi kewaspadaan penyakit hewan.
"Ya termasuk pengawasan lalu lintas ternak, serta pendataan lokasi penyembelihan, " katanya.
Nanang memastikan kondisi kesehatan hewan ternak di Lamongan saat ini masih terkendali, termasuk terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sebelumnya sempat menjadi perhatian.
“Alhamdulillah, untuk situasi saat ini PMK masih terkendali. Kami tetap melakukan monitoring dan langkah antisipasi agar kondisi ini terus terjaga,” ungkap Rehendra.
Ia juga mengimbau para peternak dan pedagang untuk menjaga kebersihan kandang, memperhatikan kualitas pakan, serta segera melaporkan jika ditemukan tanda-tanda penyakit pada ternak.
Kegiatan monitoring ini menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung sektor ekonomi serta ketahanan pangan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menyambut Idul Adha.
Dengan sinergi antara Bhabinkamtibmas, peternak, pengelola program desa, serta dukungan dinas terkait, diharapkan ketersediaan hewan kurban sehat dan berkualitas di Lamongan dapat terpenuhi.