Dicoret! Nova Arianto Tutup Pintu Fadly Alberto ke Timnas U20 Indonesia usai Sanksi 3 Tahun
Dwi Setiawan May 01, 2026 05:57 PM

Peluang Fadly Alberto Hengga untuk kembali memperkuat Timnas U20 Indonesia dipastikan tertutup usai dirinya dijatuhi sanksi berat oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Pemain Bhayangkara FC U20 itu resmi mendapat hukuman larangan bermain selama tiga tahun setelah aksi tendangan kungfu yang dilakukannya kepada pemain Dewa United U20, Rakha Nurkholis, dalam laga Elite Pro Academy (EPA) Super League U20 2025/2026.

Insiden tersebut terjadi pada 19 April 2026 di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah. 

Dalam pertandingan yang memanas usai gol Bhayangkara dianggap offside, keributan antar pemain pecah hingga Fadly melepaskan tendangan brutal ke arah lawan.

KUNGFU - Aksi Fadly Alberto, menjadi sorotan setelah melakukan tendangan kungfu yang menyerang pemain Dewa United.
KUNGFU - Aksi Fadly Alberto, menjadi sorotan setelah melakukan tendangan kungfu yang menyerang pemain Dewa United. (HO/IST/Tangkap Layar/X/facebook)

Aksi itu langsung viral di media sosial dan menuai kecaman luas. 

Komdis PSSI pun menjatuhkan sanksi tegas berupa larangan bermain selama tiga tahun kepada Fadly, hukuman paling berat di antara pemain yang terlibat.

Sebelumnya, pelatih Timnas U20 Indonesia, Nova Arianto, masih membuka peluang bagi Fadly untuk kembali ke skuad Garuda Muda sambil menunggu hasil sidang Komdis.

Kala itu Nova menegaskan bahwa pemain yang dipanggil ke tim nasional bukan hanya harus memiliki kualitas, tetapi juga attitude yang baik.

Namun setelah sanksi resmi keluar, Nova memastikan nama Fadly Alberto langsung dicoret dari daftar pemain Timnas U20 Indonesia yang dipersiapkan menuju Piala AFF U19 2026.

BERDUEL - Pemain Timnas U17 Indonesia, Fadly Alberto (tengah) berduel dengan Brasil U17 pada pertandingan matchday kedua Piala Dunia U17 2025, Jumat (8/11/2025) malam WIB. Timnas U17 Indonesia takluk atas Brasil dengan skor 0-4.
BERDUEL - Pemain Timnas U17 Indonesia, Fadly Alberto (tengah) berduel dengan Brasil U17 pada pertandingan matchday kedua Piala Dunia U17 2025, Jumat (8/11/2025) malam WIB. Timnas U17 Indonesia takluk atas Brasil dengan skor 0-4. (Dok. PSSI)

"Pasti mas dengan keluarnya sanksi dari Komdis PSSI, pastinya nama Alberto saya pastikan juga keluar dari list Tim Nasional U20 yang dipersiapkan menuju AFF U19," kata Nova Arianto saat dihubungi Tribunnews, pada Jumat (1/5/2026).

Tak hanya untuk ajang Piala AFF U19 2026, Nova juga menegaskan pintu Timnas Indonesia U20 tertutup bagi Alberto untuk agenda-agenda berikutnya.

Ia berharap pemain muda tersebut bisa menjadikan insiden ini sebagai pelajaran penting untuk kariernya ke depan.

"Semoga Berto bisa belajar dari situasi yang terjadi karena pastinya itu menjadi proses belajar yang baik untuk pemain muda ke depannya," lanjut Nova.

Timnas U20 Indonesia sendiri sejatinya memiliki agenda yang cukup pada di tahun 2026 ini.

Turnamen terdekat yakni Piala AFF U19 2026 yang berlangsung pada 1-14 Juni 2026.

Setelah itu, tantangan lebih besar sudah menunggu. Timnas U20 Indonesia akan tampil di Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang masuk dalam kalender resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Babak kualifikasi dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus hingga 6 September 2026. 

Sebelum sanksi dijatuhkan, Fadly Alberto sebenarnya sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya.

Ia mengakui tindakannya sebagai perbuatan bodoh dan meminta maaf kepada Rakha Nurkholis, Dewa United U20, Bhayangkara FC, pelatih, rekan setim, hingga masyarakat Indonesia.

Fadly juga menyatakan siap menerima hukuman apa pun dari PSSI dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Kini, hukuman tiga tahun tersebut menjadi pukulan besar bagi karier pemain yang sebelumnya sempat bersinar bersama Timnas U17 Indonesia di Piala Dunia U17 2025.

Di usia yang masih sangat muda, Fadly harus menerima kenyataan pahit bahwa aksi emosional di lapangan membuatnya kehilangan kesempatan besar bersama Timnas Indonesia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.