Laporan Reporeter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Tim K3S Kecamatan Lamba Leda Timur (Laletim) keluar sebagai juara pertama dalam turnamen sepak bola mini antar-K3S se-Kabupaten Manggarai Timur (Matim). Keberhasilan ini diraih setelah mereka menundukkan tim tuan rumah, K3S Borong, dengan skor meyakinkan 3-1.
Pertandingan final yang berlangsung di lapangan mini SMPN 1 Borong, Golo Karot, Jumat (1/5/2026) pagi tersebut, menjadi puncak kemeriahan Expo Pendidikan ke-V Kabupaten Manggarai Timur tahun 2026.
Kapten tim K3S Laletim, Marfelo Rifki Adibia, mengaku sangat bangga atas pencapaian rekan-rekannya. Siswa SDK Wae Palo ini berharap trofi yang mereka bawa pulang dapat menjadi pelecut semangat bagi siswa lain di kecamatannya.
"Saya mewakili teman-teman sangat bangga. Semoga kemenangan ini memotivasi adik-adik kami di Lamba Leda Timur untuk terus berprestasi di turnamen tahun-tahun mendatang," ujar Adibia usai laga, Jumat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orangtua, guru, dan para pelatih yang telah mendampingi tim hingga mencapai podium tertinggi.
Baca juga: Simak 5 Prioritas Pembangunan Pemda Manggarai Timur dari SDM hingga Infrastruktur Tahun 2027
Ketua K3S Laletim, Henvili Marto, mengungkapkan bahwa prestasi ini bukanlah kebetulan. Pihaknya telah melakukan persiapan panjang melalui seleksi ketat di tingkat gugus sebelum melaju ke level kabupaten.
"Kami menyaring pemain terbaik dari setiap gugus di kecamatan. Meski pertandingan final sangat menegangkan, kami optimistis karena persiapan kami matang," kata Marto.
Camat Lamba Leda Timur, Rikardus Ronaldo Yasmin, turut memberikan ucapan selamat. Menurutnya, kemenangan ini menjadi bukti bahwa talenta atlet muda di wilayahnya mampu bersaing di tingkat kabupaten.
"Ini bukan sekadar menang kalah, tapi ruang ekspresi dan pengasahan bakat sejak dini," kata pria yang akrab disapa Aldo Yasmin tersebut.
Baca juga: Mahasiswa Unika Ruteng: Fluktuasi Harga Kopi Tekan Pertumbuhan Ekonomi Petani di Manggarai Timur
Melihat tingginya euforia peserta dan penonton, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kabupaten Manggarai Timur memastikan turnamen ini akan menjadi agenda rutin.
Kepala Dinas P&K Matim, Vinsensius Tala, menyatakan bahwa turnamen serupa akan kembali digelar pada Expo Pendidikan ke-VI tahun 2027.
"Tujuannya jelas, untuk membentuk karakter peserta didik yang berintegritas dan berdaya saing. Kami ingin menyediakan ruang kreatif bagi atlet muda Manggarai Timur agar kelak menjadi pemain profesional," tutup Vinsensius.