Nahas! Ibu Rumah Tangga Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 5 Meter, Ditemukan Tak Bernyawa
Tita Rumondor May 01, 2026 05:45 PM

 


TRIBUNGORONTALO.COM -- Peristiwa memilukan dialami Risa Dwiyanti (32), seorang ibu rumah tangga asal Desa Sedayu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Ia meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam septic tank yang mendadak ambles di bawah area dapur rumahnya, Kamis (30/4/2026) malam.

Dikutip dari TribunSolo.com, insiden tragis itu bermula sekitar pukul 18.00 WIB saat Risa tengah beraktivitas di dapur untuk memasak mi. Setelah selesai, ia sempat membawa hidangan tersebut ke depan rumah untuk disajikan.

Tak lama berselang, Risa kembali masuk ke dapur. Namun nahas, sesaat setelah itu lantai dapur yang berdiri tepat di atas septic tank mendadak runtuh.

Struktur penutup septic tank diduga tak mampu menahan beban hingga akhirnya ambles, membuat korban terperosok ke dalam lubang sedalam sekitar lima meter.

Baca juga: Kenapa Bansos PKH-BPNT 2026 Belum Cair? Ini Alasan Penerima Dicoret dan Link Cek Status

"Ternyata septic tank di bawah dapur itu ambles, dan Mbak Risa terperosok ke dalamnya," ujar Kepala Desa Sedayu, Sri Kuatno.

Teriakan korban sempat terdengar hingga ke rumah sebelah, termasuk oleh kakaknya yang tinggal berdekatan.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan.

Evakuasi Berlangsung Dramatis Selama Lima Jam

TERPEROSOK - Ibu rumah tangga yang terperosok ke dalam septic tank di Desa Sedayu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Kamis (30/4/2026). (TribunStyle.com/TribunSolo.com/Zharfan Muhana)

Proses penyelamatan berlangsung dramatis dan penuh tantangan.

Tim gabungan yang terdiri dari warga, SAR Klaten, BPBD Klaten, PMI Klaten, hingga Damkar Satpol PP Klaten diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Material tanah yang longsor dan ikut menimbun area septic tank menjadi hambatan utama.

Petugas harus menyingkirkan timbunan material terlebih dahulu sebelum bisa menjangkau posisi korban di dasar lubang.

Setelah berjibaku selama kurang lebih lima jam, korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan sekitar pukul 23.30 WIB. Namun saat ditemukan, kondisi Risa sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

"Kita yang membutuhkan waktu cukup lama, itu tadi adalah memindahkan material-material yang menimbun si ibu. Terus setelah berhasil materil yang kita keluarkan, kemudian baru bisa kita (korban) diangkat ke atas," beber Komandan SAR Kabupaten Klaten, Irwan Santosa.

"Untuk selanjutnya kami serahkan kepada pihak Dinas Kesehatan bersama Polri tadi, untuk melakukan pengecekan lanjutan. Dan korban dinyatakan meninggal dunia," pungkasnya.

Diduga Dipicu Struktur Rapuh dan Guyuran Hujan

Diketahui, septic tank di rumah korban memiliki kedalaman sekitar lima meter. Struktur penutupnya hanya menggunakan cor beton dan batako tanpa fondasi penyangga yang memadai.

Selain itu, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari diduga ikut mengikis tanah di sekitar septic tank. Kondisi itu membuat struktur penutup semakin rapuh hingga akhirnya ambles saat korban berada di area dapur.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk memastikan kondisi struktur bangunan rumah, termasuk fasilitas penunjang seperti septic tank, tetap aman dan layak digunakan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.