TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri mulai serius mendorong pengembangan olahraga padel sebagai cabang olahraga baru yang potensial. Hal ini ditandai dengan pengukuhan Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Kediri masa bakti 2026-2030 yang dirangkaikan dengan peresmian FEDE Padel Club, Jumat (1/5/2026).
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa padel memiliki peluang besar untuk berkembang di Kota Kediri, meski saat ini masih tergolong olahraga baru di tengah masyarakat.
"Menyampaikan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus PBPI Kota Kediri yang baru saja dilantik. Amanah ini bukan tugas yang mudah karena kita tahu padel adalah olahraga baru. Atlet mudanya masih sedikit dan ini menjadi tantangan kita bersama," kata Vinanda.
Menurutnya, tantangan tersebut justru menjadi peluang bagi PBPI untuk memperkenalkan padel secara lebih luas kepada masyarakat lintas usia. Ia berharap olahraga ini tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi.
Baca juga: Tim Kanwil Ditjenpas Jatim Investigasi Jual Beli Kamar Sultan di Lapas Blitar, 3 Petugas Dicopot
"Jadikan organisasi ini sebagai wadah pengabdian dan wadah untuk berkontribusi, serta pengembangan olahraga padel agar semakin dikenal di berbagai kalangan," imbuhnya.
Peresmian FEDE Padel Club juga dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan olahraga ini. Kehadiran fasilitas tersebut mempermudah masyarakat yang ingin mencoba maupun menekuni padel tanpa harus keluar daerah.
Wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu melihat antusiasme masyarakat terhadap padel sudah mulai terbentuk. Bahkan, aktivitas di lapangan padel disebutnya cukup ramai setiap hari.
"Saya lihat antusias masyarakat terhadap olahraga ini cukup besar. Setiap hari ketika lewat FEDE Padel Club ini ramai sekali," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum PBPI Kota Kediri Sam Sonata Hermawan menegaskan pihaknya akan fokus pada pembinaan atlet usia dini untuk memperkuat regenerasi di cabang olahraga ini.
"Kita akan mengenalkan secara luas. Biasanya kalau orang tuanya suka padel anak-anaknya akan mengikuti. Kita akan mencoba Kejurprov maupun Porprov dan bisa tembus di PON 2028," terangnya Sam Sonata Hermawan.
Ia menambahkan, PBPI Kota Kediri berencana membentuk akademi padel untuk berbagai kelompok usia, mulai dari di bawah 10 tahun hingga 16 tahun.
"Dengan langkah tersebut, kami optimistis jumlah atlet akan terus bertambah dan mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional," ujarnya.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)