Laporan Misbahul Munir
SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Suasana latihan Pramuka di MTsN 1 Bojonegoro mendadak berubah mencekam setelah sebuah mobil menabrak para pelajar yang sedang berkegiatan di halaman sekolah, Jumat (1/5/2026).
Akibat insiden kecelakaan tersebut, ada tujuh anak dilaporkan mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan.
Insiden kecelakaan ini bermula ketika mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi AA 1239 RN tiba-tiba hilang kendali sesaat hendak meninggalkan sekolah.
Mobil tiba-tiba meluncur bebas dan menabrak sejumlah pelajar putri yang sedang melakukan kegiatan latihan pionering Pramuka di halaman sekolah.
Mobil akhirnya terhenti setelah menabrak tiang bendera.
Kepala sekolah MTsN 1 Bojonegoro Saifuddin Yulianto membenarkan insiden kecelakaan tersebut.
Menurutnya dalam insiden ini ada 7 anak didiknya yang dilaporkan menjadi korban.
Mereka selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca juga: Pemuda di Bojonegoro Bobol Kotak Amal di Masjid dan Musala, Hasil Nyolong untuk Modal Judi Online
"Total ada tujuh siswi kami yang menjadi korban, lima anak diantaranya saat ini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Bojonegoro," ujar Saifuddin kepada SURYAMALANG.COM.
Syaifuddin mengungkapkan, dua siswi harus menjalani tindakan operasi akibat luka yang cukup serius.
Satu korban dikabarkan tulang pinggulnya bergeser.
Sedangkan, satu korban lainnya mengalami keretakan pada salah satu tangannya.
“Dua masuk operasi. Satu korban yang dioperasi pinggulnya bergeser, satunya tangannya kemungkinan retak,” ungkapnya.
Meski demikian, Syaifuddin, berharap insiden kecelakaan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
Agar kejadian ini tidak berlarut dan fokus pada penanganan serta pemulihan korban.
“Kami ingin menyelesaikan secara kekeluargaan, dan meminta penyedia menanggung semua biaya," tutupnya.
Sementara itu, diketahui saat kejadian mobil tersebut dikemudikan oleh Nurul Komarulah (50) asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ia merupakan manajer pengawas proyek pembangunan gedung di sekolah tersebut.
Nurul dilaporkan mengalami cedera di bagian leher dan luka di bagian wajah. Ia kini dirawat di RSUD Bojonegoro.
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Cipto Dwi Leksana mengemukakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Iya benar tadi kejadiannya, saat ini masih kita lakukan olah TKP dan pemeriksaan korban," ujar Cipto singkat.
Sementara itu, pantauan SURYAMALANG.COM di MTsN 1 Bojonegoro saat ini, polisi tengah melakukan olah TKP di halaman sekolah.
Sejumlah pekerja proyek dan guru juga tengah dimintai keterangan.
Baca juga: Dipicu Masalah Asmara, Dua Mahasiswi di Plandaan Jombang Ditusuk Pria Pakai Pisau