Remaja 16 Tahun Jadi Jemaah Haji Termuda Babel 2026, Berangkat Gantikan Almarhum Ibu
Asmadi Pandapotan Siregar May 01, 2026 06:41 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Siti Nur Azizah (16), warga Desa Bukit Layang, Kabupaten Bangka, menjadi jemaah calon haji termuda asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diberangkatkan pada tahun 2026.

Remaja tersebut dapat menunaikan ibadah haji melalui kuota reguler setelah menerima pelimpahan porsi dari almarhum ibunya yang telah meninggal dunia. Kesempatan tersebut datang lebih cepat dari jadwal awal yang seharusnya ia jalani.

Siti pun tak bisa membendung rasa bahagianya karena dapat menunaikan rukun islam ke lima itu.

"Usia saya 16 tahun, Agustus ini 17 tahun. Belum ada persiapan, panggilannya kan 2028 gitu. Tiba-tiba kemarin ada panggilan," kata Siti kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

Ia mengatakan, kondisi perasaanya saat ini campur aduk. Karena dapat menunaikan ibadah haji di usia remaja.

"Persiapan belajar di pondok, belajar gitu sih. Perasaan campur aduk, sedih, bahagia. Karena menggantikan ibu. Doa di tanah suci nanti semoga dapat menjadi contoh yang baik," katanya. 

Sementara, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangka, Giapul Prabungga, mengatakan, Siti Nur sebelumnya tidak dapat berangkat karena aturan regulasi usia.

"Sebelumnya, ia sempat dijadwalkan berangkat pada tahun 2024 bersama ayahnya. Namun, saat itu usianya belum memenuhi syarat karena ketentuan minimal usia keberangkatan minimal 18 tahun," kata Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangka, Giapul Prabungga, kepada Bangkapos.com, Jumat (1/5/2026) di Asrama Haji.

Ia menambahkan, seiring perubahan aturan dari Kementerian Haji, minimal berangkat haji berusia 13 tahun, dan saat ini, ia berusia 16 tahun. Hingga akhirnya masuk dalam kuota reguler haji 2026 dan dapat berangkat ke Tanah Suci.

Sementara jemaah haji tertua dari Kabulaten Bangka, berusia 84 tahun dari Kecamatan Puding Besar.

"Hari ini masuk Asrama, meningap semalam di Asrama Haji di Pangkalpinang untuk pemeriksaan kesehatan akhir, serta pembagian dokumen-dokumen, seperti visa haji dan gelang jemaah," lanjutnya.

Rencananya, para jemaah calon haji bakal diberangkatkan pada Sabtu pagi setelah salat Subuh. Sekitar pukul 07.00 WIB, rombongan bertolak dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang menuju Palembang.

"Setelah transit sekitar empat jam, perjalanan dilanjutkan menuju Madinah pada pukul 13.00 WIB siang harinya,"lanjutnya.

Dia menyebutkan, jemaah haji dari Kabupaten Bangka, sebanyak 271 jemaah calon haji dijadwalkan berangkat. Namun diberangkatkan 270, satu orang terpaksa batal berangkat karena kondisi sakit. 

"Jemaah yang sakit diketahui berasal dari Kecamatan Mendo Barat, Desa Kota Kapur. Kami berharap seluruh jemaah calon haji asal Bangka Belitung dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji yang mabrur," harapnya.

Diketahui, sebanyak total 1.074 jemaah asal Bangka Belitung diberangkat ke embarkasi Palembang dari Asrama Haji, pada Jumat (1/4/2026) siang.

Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama istrinya Noni Hidayat, Pj Sekda Bangka Belitung Fery Afriyanto, anggota DPRD Babel Rina Tarol, melepas para jemaah.

"Alhamdulilah hari ini kita bisa memberangkatkan jemaah haji kita sebanyak 1.074 orang. Hari ini dan besok pagi," kata Gubernur Babel, Hidayat Arsani.

Sebelum melepas jemaah haji, Hidayat terlihat menyalami dan mendatangi satu persatu jemaah haji yang berada di dalam Asrama Haji. Ia memberikan semangat dan dukungan terhadap jemaah. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.