Plt Bupati Bekasi Pastikan Pengobatan Lanjutan Korban Luka Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Desy Selviany May 01, 2026 06:50 PM

Laporan Wartawan TribunBekasi Muhammad Azzam


TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI----Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memastikan pengobatan lanjutan warga Kabupaten Bekasi yang menjadi korban luka dalam insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. 

Asep mengatakan, ada 12 warganya yang meninggal dalam insiden kecelakaan kereta dan 11 menjadi korban luka. 

Untuk korban luka kondisinya sudah mulai membaik dan beberapa diantaranya sudah kembali pulang ke rumah. 

“Nantinya, seluruh korban akan kami fasilitasi untuk melanjutkan pengobatan dan kontrol kesehatan di RSUD Kabupaten Bekasi agar proses pemulihan mereka dapat terus terpantau dengan baik,” kata Asep pada Jumat (1/5/2026). 

Asep menerangkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan korban luka yang masih dalam perawatan di RSUD Kota Bekasi. 

Bahkan, pada Kamis (30/4/2026) kemarin, ia hadir langsung menjenguk para korban dengab didampingi Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, serta Baznas Kabupaten Bekasi. 

Kunjungan tersebut menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah luka dan duka yang dirasakan para korban dan keluarga. 

“Pemerintah Kabupaten Bekasi hadir bukan hanya untuk memastikan pelayanan medis berjalan baik, tetapi juga memberikan kekuatan moril bagi para korban dan keluarga yang sedang menghadapi masa sulit ini,” ujar Asep. 

Baca juga: Anak yang Ibunya Meninggal Kecelakaan Stasiun Bekasi Timur Dapat Asuransi Pendidikan 

Sebagai bentuk tanggung jawab berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan bahwa seluruh korban akan mendapatkan layanan kesehatan lanjutan, termasuk pengobatan dan kontrol pascakejadian di RSUD Kabupaten Bekasi. 

Hal ini dilakukan untuk menjamin proses pemulihan berjalan optimal tanpa membebani korban dan keluarga. 

Kehadiran pemerintah daerah di tengah tragedi ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap peristiwa, ada tanggung jawab kemanusiaan yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. 

“Kami ingin memastikan bahwa para korban tidak berjalan sendiri. Pemerintah akan terus hadir, mendampingi, dan membantu hingga mereka benar-benar pulih.” tutup Asep. (MAZ) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.