BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Akses jalan lintas kabupaten yang menghubungkan Batulicin dan Kandangan mendadak lumpuh total untuk kendaraan roda empat.
Hal ini disebabkan oleh sebuah armada trailer bermuatan alat berat yang terperosok tepat di kawasan Gunung Sabuk, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan, Jumat (1/5/2026).
Insiden ini praktis menutup satu-satunya akses bagi mobil pribadi dan kendaraan besar.
Kondisi medan yang ekstrem ditambah beban alat berat yang diangkut membuat proses evakuasi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.
Baca juga: Hujan Deras Mengguyur Tanahbumbu, Masyarakat Diminta Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik terperosoknya trailer tersebut berada di area yang memang sudah dalam kondisi rawan.
Sebelum insiden ini terjadi, separuh badan jalan di lokasi tersebut diketahui sudah mengalami longsor, sehingga kendaraan roda empat biasanya harus melintas secara bergantian.
Kondisi jalan yang sudah sempit akibat longsor itu pun kini tertutup sepenuhnya oleh badan trailer yang melintang.
Dalam sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial, nampak trailer tersebut terperosok ke sisi kanan jalan.
Tak hanya itu, sebuah ekskavator yang diangkutnya juga terlihat terjatuh dari atas trailer.
Meskipun kendaraan roda empat tertahan sepenuhnya, para pengendara roda dua atau motor dilaporkan masih bisa melintas.
Namun, warga yang menggunakan motor diimbau untuk ekstra waspada karena sisa ruang jalan yang sempit dan licin di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Mantewe, Iptu Kusnin, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya langsung mengambil tindakan cepat.
Baca juga: Penjaga Toko di Tanahbumbu Gagalkan Aksi Pencurian, Pegang Tubuh Pelaku Sambil Berteriak Histeris
Saat ini, sejumlah personel kepolisian sudah diterjunkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
"Anggota kami sedang merapat ke lokasi untuk mengambil langkah-langkah agar kendaraan bisa lewat kembali," ujar Iptu Kusnin dalam konfirmasi singkatnya.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti berapa lama proses evakuasi trailer dan alat berat tersebut akan berlangsung. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)