BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Suasana di Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat ( Babar ), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), tampak lebih ramai dari biasanya pada Jumat (1/5/2026) pagi. Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bangka Barat mulai berkumpul untuk bersiap berangkat menuju Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang.
Sebanyak 135 buruh turut serta dalam rombongan tersebut. Mereka terdiri dari 120 pekerja PT BPL dan 15 pekerja GSBL yang akan mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di ibu kota provinsi.
Rombongan diberangkatkan menggunakan delapan kendaraan, yakni empat unit bus, dua unit kendaraan travel jenis Hiace atau Elf, serta dua unit minibus. Keberangkatan ini mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polres Bangka Barat guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Ipda Yos Sudarso mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk menjamin ketertiban umum sekaligus memberikan kenyamanan bagi para buruh selama di perjalanan.
“Kami melaksanakan pengamanan sekaligus pengawalan untuk memastikan keberangkatan peserta May Day berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Ipda Yos Sudarso.
Lebih lanjut, Yos Sudarso menjelaskan bahwa langkah pengawalan ini diambil sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mungkin muncul di jalan raya.
Pihak kepolisian ingin memastikan bahwa momentum peringatan Hari Buruh ini tidak tercederai oleh insiden yang tidak diinginkan, sehingga pesan dan aspirasi yang dibawa oleh para buruh dapat tersampaikan dengan baik.
Selain melakukan pengawalan fisik, Polres Bangka Barat juga menyempatkan diri untuk berdialog dan memberikan imbauan kepada para peserta. Polisi meminta seluruh massa buruh agar tetap menjaga etika berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga ketertiban selama mengikuti rangkaian kegiatan di Pangkalpinang.
“Komitmen ini menunjukkan dukungan penuh kepolisian terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum secara damai, tertib, dan kondusif,” imbuhnya. (Bangkapos.com/Arya Hima Mahendra)