Pelantikan Pengurus Perbasi Batam, Targetkan Lolos PON dan Gelar Tuan Rumah Event Internasional
Eko Setiawan May 01, 2026 10:07 PM

TribunBatam.id,Batam – Kepengurusan baru Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam periode 2026-2030 resmi dilantik di Ballroom Aston Hotel Pelita, Jumat (1/5) sore. Pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka.

Dalam pelantikan, Junico resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Perbasi Kota Batam, didampingi Patrick Nababan sebagai Wakil Ketua III dan Putri Yuris sebagai Sekretaris. 

Pelantikan dan pengukuhan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 003/SET/PERBASI-K3/SK/III/2026.

Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota Perbasi Batam yang terdiri dari 12 klub, jajaran pemerintah daerah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Batam Zulkarnain, anggota DPRD Kepri Asmin Patros, serta para pemangku kepentingan olahraga di Kota Batam.

Dalam sambutannya, Ketua Umum terpilih Junico menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

"Amanah ini saya terima dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar jabatan, tetapi komitmen untuk bekerja membawa perubahan nyata," ujar Junico di hadapan ratusan tamu undangan.

Junico mengungkapkan, bola basket merupakan salah satu cabang olahraga dengan antusiasme tertinggi di Kota Batam. Dalam satu tahun terakhir saja, lebih dari 20 event basket berhasil terselenggara, bahkan sebagian di antaranya melibatkan peserta dari luar negeri.

Ia pun memaparkan peta jalan (roadmap) empat tahun ke depan yang dimulai dari penguatan struktur organisasi.

"Tahun pertama kita fokus di pengurusan dulu. Struktur itu harus kuat dulu. Dari situ baru kita bisa mulai, dan semua akan ada hasilnya," tegasnya.

Salah satu pengumuman paling dinantikan dalam acara pelantikan ini adalah kepercayaan yang diberikan kepada Kota Batam untuk menjadi tuan rumah 3x3 Women's Series dan 3x3 Challengers, dua ajang internasional bergengsi di bawah naungan federasi basket dunia.

Selain agenda internasional, Perbasi Batam menargetkan partisipasi maksimal di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028yang akan berlangsung di Kupang.

"Target utama kita adalah lolos PON, dan kami optimistis bisa membawa pulang emas," kata Junico saat ditemui usai pelantikan.

Dalam waktu dekat, Perbasi Batam juga akan mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan event 3x3 internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 23–26 Juli 2026.

Ketua Umum Perbasi Kepri, Suhadi, menjelaskan bahwa kepercayaan ini diraih setelah Kepri bersaing dengan sejumlah negara lain.

"Hanya 22 negara yang berkompetisi untuk menjadi tuan rumah, dan alhamdulillah kita berhasil," ungkap Suhadi. 

Ia menambahkan event bertajuk Viva PON Series 3x3 dan World Series ini telah dilaunching secara resmi bersama seluruh pemangku kepentingan usai pelantikan pengurus Perbasi Batam.

Suhadi turut menambahkan harapannya agar sistem kualifikasi PON untuk kategori 5-on-5 dapat dikembalikan ke format yang lebih berkeadilan bagi daerah-daerah di luar Jawa.

"Kalau dikembalikan, insya Allah tahun 2028, 5 on 5 juga kita lolos PON," ujarnya.

Suhadi berpesan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar tetap semangat membangun kepengurusam.

"Mari kita dukung sama-sama kerja Saudara Junico. Semoga beliau sehat selalu dan prestasi bola basket khususnya Kota Batam dan Kepulauan Riau bisa meningkat secara signifikan," pesannya.

Dengan kepengurusan baru yang solid, kata dia dukungan penuh pemerintah daerah, dan kepercayaan dunia internasional sebagai tuan rumah event bergengsi, Perbasi Batam optimistis menatap empat tahun ke depan dengan penuh keyakinan membawa nama Batam semakin harum di panggung basket nasional maupun internasional.

Kadispora Kota Batam, Zulkarnain, menyampaikan apresiasi atas semangat kepengurusan baru dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan bola basket di Batam.

"Tahun ini Pemerintah Kota Batam sudah menganggarkan sebesar 9 miliar rupiah untuk olahraga," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan Batam pernah mencatatkan prestasi gemilang di level nasional, yakni lolos PON pada 2012 di Pekanbaru dan 2002 di Porprov. Capaian itu, menurutnya, harus menjadi motivasi untuk kembali bersinar.

"Batam adalah gudangnya atlet berbakat. Tinggal bagaimana kita memaksimalkan potensi itu bersama," kata Zulkarnain.

Ia juga mendorong kepengurusan baru agar tidak hanya mengandalkan hibah pemerintah, tetapi aktif menggali dana CSR dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Batam. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.