Jadwal Tinju Dunia: Percobaan Ketujuh Naoya Inoue Pertahankan Status Juara Sejati
Arif Tio Buqi Abdulah May 01, 2026 11:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Ajang tinju dunia akhir pekan ini akan dimeriahkan dengan pertandingan paling akbar di kelas bantam super.

Label akbar di sini tak hanya mencakup pertarungan di kelas itu saja.

Dua sosok petinju yang akan bertanding di atas ring tinju juga akan membuat laga ini menjadi lebih luar biasa.

Jadwal tinju dunia pekan ini akan mempertemukan sang juara sejati (undisputed champion) di kelas bantam super, Naoya Inoue, menghadapi Junto Nakatani, yang akan digelar pada Sabtu (2/5/2026) pukul 18.00, di Tokyo Dome, Jepang.

Naoya Inoue datang ke pertandingan ini dengan status menterengnya.

Baca juga: Tinju Dunia: Langkah Selanjutnya untuk Tyson Fury, Anthony Joshua atau Oleksandr Usyk

Ini akan menjadi kali ketujuh bagi sang Monster, julukan Naoya, untuk mempertahankan status juara tak terkalahkan di kelas bantam super.

Naoya Inoue digadang sebagai salah satu, atau bahkan, petinju terbaik yang pernah dimiliki Jepang.

Ia tak hanya menenteng status tak terkalahkan di kelas bantam super saja.

Saat dirinya masih berlaga di kelas bantam, Inoue juga pernah mendapatkan titel yang sama.

Petinju yang kini berusia 33 tahun ini pernah mendapatkan 4 sabuk juara di divisi tersebut.

Setelah menyandang itu selama beberapa saat, pada 2022, ia memutuskan naik ke kelas bantam super.

INOUE - Juara kelas bantam super WBC dan WBO, Naoya Inoue (kiri depan) dan juara kelas bantam super WBA dan IBF Filipina Marlon Tapales (depan kanan) berpose pada 25 Desember 2023. (foto arsip)
INOUE - Juara kelas bantam super WBC dan WBO, Naoya Inoue (kiri depan) dan juara kelas bantam super WBA dan IBF Filipina Marlon Tapales (depan kanan) berpose pada 25 Desember 2023. (foto arsip) (KAZUHIRO NOGI / AFP)

Hanya butuh waktu setahun bagi Inoue untuk kembali mendapatkan keempat gelar di divisi ini.

Pada akhirnya, Inoue hingga kini masih betah berada di kelas bantam super.

Usahanya mempertahankan sabuk juara akan mendapatkan adangan besar dari Junto Nakatani.

Nama Nakatani memang tak sebesar dan mentereng seperti sang lawan.

Namun ia datang ke Tokyo Dome dengan membawa tekad yang tak kalah membawa.

Rekor bertandingnya di atas ring tinju menjadi bukti besar atas kemampuannya.

Nakatani juga datang ke atas ring dengan status tak terkalahkan.

Ia memiliki rekor 32 kemenangan yang sama sekali tak pernah terhambat kekalahan dari siapapun.

Bagi beberapa pihak, pertandingan antara Inoue dan Nakatani ini bak pertemuan antara Tyson Fury dan Oleksandr Usyk versi Jepang.

Barangkali satu-satunya kekurangan Nakatani adalah pengalaman bertandingnya di kelas bantam super.

Ia baru satu kali saja bertanding di kelas ini. Jika pertandingan melawan Inoue ini dihitung, ia baru turun dua kali di kelas tersebut.

Langsung bertanding melawan sang raja terakhir rasanya akan menjadi ujian sangat berat bagi petinju berjuluk Big Bang ini.

Pengorbanan besar dilakukan Nakatani untuk bisa melawan Inoue.

Ia rela meninggalkan kelas bantam yang juga dirajai olehnya sejak Februari 2024 lalu.

Nakatani ingin menjajal kekuatannya menghadapi Inoue yang digadang menjadi lawan terbaik.

Pembuktiannya akan terjadi di Tokyo Dome bagi kedua petinju untuk merebut keempat gelar juara yang ada di kelas bantam super.

Sekaligus, pemenang duel tersebut juga akan menenteng status juara tak terbantahkan.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.