TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember memperingati Hari Buruh Sedunia dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Muhammad Fawait dan dihadiri perwakilan pengusaha, pekerja, serta anggota DPRD Jember.
Dalam kesempatan tersebut, Fawait menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Dugaan Permainan Pasar, Pasokan LPG 3 Kg di Jember Normal, Namun Warga Sulit Mendapatkan
Ia mengapresiasi kondisi Jember yang tetap kondusif dan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana damai melalui momentum Hari Buruh.
"Pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah hanya bisa meningkat jika semua pihak berjalan beriringan dengan rukun dan guyub," ujar Fawait usai acara.
Menurutnya, keseimbangan antara kepentingan investor dan kesejahteraan buruh menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia juga menilai para pekerja di Jember telah berperan besar dalam menjaga stabilitas sejak dirinya menjabat pada 2025.
Baca juga: Cetak Lulusan Berstandar Dunia, UT Jember Wisuda 764 Mahasiswa dan Jalin MoU dengan Pemkab Bondowoso
Selain memperkuat hubungan industrial, Pemkab Jember terus menjalankan berbagai program prorakyat yang menyasar keluarga pekerja. Program tersebut meliputi pemberian beasiswa, Universal Health Coverage (UHC), hingga penguatan sektor UMKM agar ekonomi mikro Jember lebih kompetitif dibanding daerah sekitar.
Fawait berharap kondisi yang aman dan kondusif ini dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Jember, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.