Lomba Hardiknas Wajo, Energi Baru Generasi Muda
Abdul Azis Alimuddin May 02, 2026 01:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 terasa hangat di Kabupaten Wajo.

Di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, riuh tawa, lantunan ayat suci, hingga irama lagu religi menyatu dalam satu energi: energi generasi muda.

Hardiknas yang diperingati setiap 2 Mei tak sekadar seremoni.

Di Wajo, momen ini menjelma menjadi panggung ekspresi, tempat siswa, guru, hingga pejabat ikut ambil bagian dalam beragam lomba yang sarat makna.

Sejak akhir April, kawasan kantor dinas dipadati peserta dari berbagai penjuru.

Ribuan siswa dan pendidik dari 14 kecamatan hadir, membawa semangat dan harapan yang sama—menjadi lebih baik, lebih kreatif, dan lebih berkarakter.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Alamsyah, menyebut kegiatan ini bukan sekadar perlombaan.

Baca juga: Tergantung Pak Polisi

Ada misi besar yang ingin ditanamkan.

Membentuk generasi berakhlak, disiplin, dan berprestasi.

“Melalui lomba-lomba ini, kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai agama, kreatif, dan sehat jasmani. Ini bagian dari investasi menuju generasi emas Indonesia 2045,” ujarnya.

Di tingkat SMP, nuansa religius begitu terasa.

Lomba Hifdzil Qur’an menguji hafalan peserta dari surah As-Syams hingga An-Naba’.

Sementara lomba lagu religi menghadirkan lantunan merdu dari lagu-lagu populer yang akrab di telinga generasi muda.

Dari “Bismillah Cinta” hingga “Ya Habibal Qalbi”, panggung menjadi ruang ekspresi spiritual yang menyentuh.

Beranjak ke tingkat SD, suasana semakin berwarna.

Anak-anak tampil percaya diri dalam lomba adzan, tilawah, hingga pildacil.

Suara lantang mereka menyampaikan pesan sederhana namun kuat—tentang pentingnya salat, menghargai perbedaan, dan semangat belajar.

Di sisi lain, panggung seni tak kalah meriah.

Lomba karaoke dan sambung lirik menghadirkan kejutan.

Bukan hanya siswa, para pejabat pun ikut turun tangan.

Mereka bahkan tampil berduet, mencairkan suasana dan menghadirkan kehangatan yang jarang terlihat dalam kegiatan formal.

Kebersamaan terasa begitu dekat.

Tak hanya seni dan religi, semangat hidup sehat juga digaungkan.

Lomba Senam Anak Indonesia Hebat menghadirkan gerakan kompak dari regu siswa tiap kecamatan.

Irama musik mengiringi langkah-langkah energik yang mencerminkan gaya hidup aktif sejak dini.

Di sudut lain, kompetisi olahraga seperti voli antar bidang dan domino antar kecamatan turut memeriahkan rangkaian kegiatan.

Semua larut dalam suasana kompetitif yang tetap menjunjung kebersamaan.

Bagi Wajo, Hardiknas tahun ini bukan hanya perayaan.

Ini adalah momentum.

Momentum untuk menyalakan semangat, membangun karakter, dan merawat harapan.

Energi baru itu kini tumbuh—dari anak-anak yang berani tampil, dari guru yang terus membimbing, dan dari seluruh elemen yang percaya bahwa masa depan dimulai dari hari ini.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.