Keempat Kali dalam 2 Pekan, Pelabuhan Tuapse Rusia di Laut Hitam Dibakar Serangan Drone Ukraina
Hasiolan Eko P Gultom May 02, 2026 01:38 AM

Keempat Kali dalam 2 Pekan, Pelabuhan Tuapse Rusia di Laut Hitam Terbakar Serangan Drone Ukraina

TRIBUNNEWS.COM - Rusia tampaknya makin rentan terhadap serangan-serangan Ukraina yang menyasar lokasi-lokasi vital industri mereka dalam perang yang sudah berlangsung sejak 2022 silam.

Terbaru, serangan Ukraina menghantam Pelabuhan Tuapse Rusia di Laut Hitam pada Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Kota Perm Rusia Keluarkan Peringatan Darurat Kimia Setelah Ukraina Serang Lokasi Industri

Para pejabat Rusia mengatakan kalau serangan drone yang diluncurkan oleh Ukraina menyebabkan kebakaran di satu di antara pelabuhan utama Rusia tersebut.

Di sisi lain, Komandan pasukan drone Ukraina mengkonfirmasi serangan tersebut.

Tercatat, ini merupakan serangan keempat Ukraina di pelabuhan Tuapse dalam dua pekan terakhir sejak 16 April.

Serangan udara sebelumnya telah membakar kilang minyak di kota itu setidaknya dua kali.

Serangan-serangan Ukraina ini menghentikan laju produksi minyak.

Ini menjadi bagian dari strategi Ukraina secara luas untuk mengganggu sektor energi Rusia yang sangat besar yang mendanai kebutuhan perangnya.

KENA SERANGAN - Tangkap layar Khbrn, Jumat (1/5/2026), menunjukkan citra dari udara kerusakan akibat serangan drone Ukraina di sebuah kilang minyak di area pelabuhan Tuapse Rusia di Laut Hitam.

Asap Hitam Tutupi Langit 

Serangan tersebut menyebabkan asap hitam tebal membubung di atas kota dan mencemari pantai dengan tumpahan minyak, merusak pantai-pantai di resor wisata populer tersebut.

Pihak berwenang telah meminta warga untuk tetap berada di rumah, menutup jendela, dan hanya minum air kemasan.

"Hari ini, di masa-masa sulit ini, kita mengatasi kesulitan dan menyelesaikan masalah-masalah penting bersama-sama. Saya yakin kita akan berhasil!" kata Sergei Boyko, pejabat yang bertanggung jawab atas wilayah Tuapse, dalam pesan ucapan selamat kepada warga pada kesempatan Hari Buruh.

Kurang dari tiga jam kemudian, Boyko mengeluarkan peringatan baru tentang serangan pesawat tak berawak, meminta warga untuk berlindung di ruangan tanpa jendela.

Saat perang memasuki tahun kelima dan perundingan terhenti, Rusia dan Ukraina terus saling melancarkan serangan udara, sementara garis depan pertempuran di darat sebagian besar tetap tidak berubah.

Sejak awal perang, Rusia telah membombardir pembangkit listrik dan jaringan listrik Ukraina. Gubernur wilayah Odessa di Ukraina selatan melaporkan bahwa serangan pesawat tak berawak Rusia semalam merusak infrastruktur pelabuhan dan melukai dua orang.

Selama perang, Rusia terus menargetkan pembangkit listrik dan jaringan listrik di Ukraina. Gubernur wilayah Odessa selatan mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak Rusia semalam merusak infrastruktur pelabuhan dan melukai dua orang.

Sementara warga Moskow meminta lebih banyak bantuan untuk daerah tersebut, memperingatkan akan terjadinya bencana lingkungan.

Pihak berwenang Rusia telah memberlakukan keadaan darurat di Tuapse sejak Selasa, ketika sebuah serangan menyebabkan kebakaran besar di kilang minyak yang tidak dapat dipadamkan selama dua hari.

Pihak berwenang mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka sejauh ini telah menyingkirkan lebih dari 13.300 meter kubik minyak bakar dan tanah yang terkontaminasi di sepanjang pantai.

 

(oln/*)

 

 

 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.